// <![CDATA[KAJIAN EKONOMIS PONDASI TIANG BOR DAN TIANG PANCANG PIPA BAJA PADA JEMBATAN LAYANG PT. ANTAM, TBK., MORNOPO HALMAHERA]]> IKHYA, ST., MT., MM. Penulis Bernardinus Herbudiman, ST., MT. Dosen Pembimbing 1 Fairheart Wirasatria / 22-2004-063 Penulis
KAJIAN EKONOMIS PONDASI TIANG BOR DAN TIANG PANCANG PIPA BAJA PADA JEMBATAN LAYANG PT. ANTAM, TBK., MORNOPO HALMAHERA (Fairheart Wirasatria, Nrp : 22-2004-063, Dosen Pembimbing Bernardinus Herbudiman, ST., MT., Dosen Ko-Pembimbing Ikhya, ST., MT., MM., Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Institut Teknologi Nasional) Sebagai bagian dari proyek konstruksi, pondasi merupakan faktor yang sangat penting terutama dalam fungsinya menahan dan mendistribusikan beban. Konstruksi jembatan layang dapat berdiri dengan stabil dan penurunan yang terjadi masih dalam batas aman dikarenakan pondasi jembatan layang tersebut mencapai lapisan tanah padat dan kapasitas daya dukung tanah memenuhi kapasitas daya dukung yang diijinkan. Dalam tugas akhir ini perhitungan daya dukung pondasi tiang bor menggunakan metoda Reese dan untuk perhitungan daya dukung tiang pancang menggunakan metode Meyerhof dimana baik metoda Reese maupun Meyerhof menggunakan data NSPT. Kemudian besarnya biaya yang dibutuhkan untuk membuat pondasi dapat diperoleh dengan menghitung harga satuan pekerjaannya berdasarkan harga dasar. Dari hasil perhitungan diperoleh daya dukung izin untuk satu tiang pancang adalah sebesar 190.768 ton dan untuk satu tiang bor adalah sebesar 169.8 ton. Hasil perhitungan biaya membuktikan bahwa untuk kasus jembatan layang di Mornopo Halmahera ini asi tiang bor lebih murah sebesar Rp.41.225.118,- atau sebesar 26.58 % dibandingkan tiang pondasi pancang sehingga menjadi alternatif yang digunakan