// <![CDATA[STUDI PARAMETER MARSHALL DENGAN MENGGUNAKAN TAILING TERTAHAN N0.200 PADA CAMPURAN LASTON AC-WC]]> Ir. Silvia Sukirman Dosen Pembimbing 1 Sri Damayanti 22.2000.223 Penulis
STUDI PARAMETER MARSHALL DENGAN MENGGUNAKAN TAILING TERTAHAN N0.200 PADA CAMPURAN LASTON AC-WC (Sri Damayanti, NRP. 22.2000.223, Pembimbing Silvia Sukirman., Ir., 2006,75 halaman, Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Institut Teknologi Nasional, Bandung.) Di Indonesia memiliki banyak sumber daya antara lain Freeport. Tailing merupakan limbah hasil penambangan yang kemudian dapat digunakan material perkerasan jalan. Pada tugas akhir ini dipelajari penggunaan tailing sebagai substitusi dari agregat halus yang lolos saringan no. 100 dan tertahan saringan no.200 untuk campuran Laston AC-WC. Kadar aspal optimum campuran tanpa menggunakan tailing adalah 6,9 % dan dengan menggunakan tailing kadar aspal optimum campuran adalah 7,3 %, terjadi peningkatan kadar aspal sebesar 0,4 %. Penggunaan tailing pada campuran mengakibatkan tidak berubahnya nilai VFA, stabilitas meningkat, VMA dan VIM bertambah besar. Dari penelitian ini diperoleh tailing dapat digunakan untuk mensubtitusi agregat halus yang lolos no. l00 dan tertahan no.200.