// <![CDATA[KAJIAN PARAMETER MARSHALL PADA CAMPURAN SPLIT MASTIC ASPHALT (SMA) DENGAN BAHAN TAMBAH KAPUK-SABUT KELAPA-KERTAS KORAN]]> 0408087803 - Sofyan Triana S.T., M.T. Dosen Pembimbing 2 Ir. Dwi Prasetyanto, MT. Dosen Pembimbing 1 Arief Ardhiansyah / 22.2001.140 Penulis
KAJIAN PARAMETER MARSHALL PADA CAMPURAN SPLIT MASTIC ASPHALT (SMA) DENGAN BAHAN TAMBAH KAPUK-SABUT KELAPA-KERTAS KORAN, (Arief Ardhiansyah, NRP. 22.2001.140, Pembimbing Dwi Prasetyanto.,Ir., MT, Ko Pembimbing Sofyan Triana., ST., MT., 2007, 81 halaman, Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Institut Teknologi Nasional, Bandung.) Split Mastic Asphalt (SMA) adalah campuran beton aspal dengan bergradasi terbuka dengan kandungan agregat kasar yang cukup tinggi dan selimut aspal yang tebal. Campuran ini menggunakan banyak aspal sehingga perlu ditambahkan serat selulosa untuk menstabilkan aspal dan memberikan perkuatan. Pada penelitian ini digunakan kapuk-sabut kelapa-kertas koran yang dikombinasikan sebagai serat selulosa yang dibandingkan dengan serat selulosa arbocel3% dalam campuran SMA. Pada penelitian tugas akhir ini agregat yang digunakan adalah agregat yang memenuhi persyaratan perkerasan beton aspal spesifikasi Depkimpraswil2002. Penelitian ini menggunakan aspal penetrasi 60. Berdasarkan hasil perhitungan dan analisis data pada parameter Marshall yang ditinjau, diketahui bahwa masing-masing bahan tambah yang dikombinasikan memberikan pengaruh yang berbeda terhadap campuran aspal. Kadar Aspal Optimum (KAO) dengan serat selulosa arbocel3% adalah 8%, sedangkan campuran dengan bahan tambah KSK A, KSK B dan KSK C adalah 7,45%. Dapat disimpulkan dari ketiga bahan yang dikombinasikan dibandingkan dengan serat selulosa arbocel 3% menunjukan nilai rongga dalam campuran (VIM) dan stabilitas, lebih baik, sedangkan pori yang terisi aspal (VMA) dan flow, dengan bahan tambah serat selulosa arbocel 3 % lebih baik dibandingkan dengan bahan tambah kapuk-sabut kelapa-kertas koran yang dikombinasikan.