// <![CDATA[STUDI DISTRIBUSI TEGANGAN DENGAN ELEMEN SOLID 3 DIMENSI PADA BALOK BETON YANG SISI BAWAH DILAPISI POLIMER]]> Kamaludin., Ir., M.T. Dosen Pembimbing 1 Agus Heri/222001016 Penulis
STUDI DISTRIBUSI TEGANGAN DENGAN ELEMEN SOLID 3 DIMENSI PADA BALOK BETON YANG SISI BAWAH DILAPISI POLIMER (Agus Heri, NRP. 22 2001 016, Ir. Kamaludin., M.T. 2006, 42 halaman) Pada penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh Prasetyowati, D., 2001, berjudul Perilaku balok beton dengan tulangan tunggal yang diperkuat lapisan beton polimer di sisi bawah pada pola keruntuhan tarik (under-reinforced), yang dilakukan di Institut Teknologi Nasional. Pada penelitian tersebut terdapat kenaikan dengan benda uji beton normal. Dari penelitian yang telah dilakukan oleh Diah Prasetyowati, penulis akan mencoba membandingkan distribusi tegangan balok tanpa dan yang dilapisi polimer pada sisi bawah hasil uji experimental dengan analisis metode elemen 3 dimensi solid yang digunakan SAP 2000 Ver.9.0.3. Dilihat dari hasil verifikasi dengan metode solid 3 dimensi, pembagian elemen solid pada balok dengan dimensi 10 x 10 cm yang diuji sudah memadai. Pada panjang bentang kurang dari 90 cm dengan dimensi balok 10x10 cm, perbandingan pengujian balok hasil verifikasi nilainya tidak sama dengan analisis elemen solid 3 dimensi, hal ini disebabkan jarak tunpuan masih mempengaruhi tegangan yang terjai. Ketika panjang bentang lebih dari 900 cm, dengan dimensi balok yang sama perbandingan pengujian balok hasil verifikasi bilainya sama dengan analisis elemen 3 solid dimensi pada program SAP2000. Hasil analisis tegangan dengan metode elemen 3 dimensi solid yang terjadi pada balok jauh berbeda dengan hasil uji eksperimental. Hal ini dapat dilihat dari hasil selisih rata-rata pada baja 37.498%, beton 43.281%, polimer 69.210%. Metode elemet 3 dimensi solid tidak cocok digunakan untuk menganalisis model balok beton yang diuji oleh Diah Prasetyowati.