// <![CDATA[PENANGGULANGAN GERUSAN LOKAL DI TIKUNGAN SUNGAI DENGAN KONSTRUKSI KRIB (STUDI KASUS SUNGAI CILEMAH ABANG, KAWASAN LIPPO CIKARANG)]]> Ir. Yiniarti Eka Kumala, Dipl., HE Dosen Pembimbing 1 Yana Hendrayana/222001095 Penulis
PENANGGULANGAN GERUSAN LOKAL DI TIKUNGAN SUNGAI DENGAN KONSTRUKSI KRE3 (STUD1 KASUS SUNGAI CILEMAH ABANG, KAWASAN LIPPO CIKARANG), (Yana hendrayana, Pembimbing Yiniarti Eka Kumala, Ir., Dipl.HE., 2006, 93 halaman, Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Institut Teknologi Nasional). Masalah yang sering dijumpai dalam pengelolaan sungai adalah penggerusan dan pengendapan. Masalah ini menyebabkan kerusakan baik pada badan sungai itu sendiri maupun pada bangunan-bangunan air yang berada di sekitar sungai tersebut. Seperti halnya yang terjadi di sungai Cilemah Abang yang mengalami penggeman di tikungan terutarna berada pada koordinat L.115 hingga L.117. Agar penggemasan dapat ditanggulangi dengan baik, dilakukan suatu penelitian yang menghasilkan alternatif pernecahan masalah dengan pemasangan krib. Pada Tugas Akhir ini jenis krib yang akan digunakan adalah jenis krib tiang pancang yang terbuat dari beton bertulang, jenis krib tiang pancang ini termasuk jenis yang tidak kedap..Penggunaan krib jenis tiang pancang itu sendiri dipilih karena jenis krib tersebut sangat cocok dan sesuai dengan karakteristik sungai Cilemah Abang yaitu keadaan tanah pada tebing sungai yang mudah longsor , kondisi tebing sungai yang tinggi dan aliran air sungai yang deras. Didapat dari perhitungan perencanaan krib: - Panjang krib = 6,26 m - Jarak antar krib = 12,52 m - Kedalaman gerusan total = 2,803 - Kedalaman tiang pancang = 7,833 m