KEBUTUHAN AIR IRIGASI UNTUK DAERAH PERLUASAN LAHAN SAWAH DI DAERAH IRIGASI WALAHR, KABUPATEN KARAWANG JAWA BARAT
Karawang merupakan salah satu kabupaten di Propinsi Jawa Barat yang mayoritas penduduknya bermata pencaharian sebagai petani. Tersedianya air dan pembagiannya merupakan hal penting dalam usaha mencapai hasil produksi pertanian yang optimal.
Irigasi merupakan sarana yang tepat untuk mengatur pembagian air ke areal pertanian. Pernbagian air tersebut disesuaikan dengan ketersediaan air yang ada, jenis tanaman yang ditanam dan pola tanam.
Sehubungan dengan menciutnya luas lahan akibat industri dan perumahan, maka perlu dioptimalkan lahan irigasi yang belum berubah fungsinya. Daerah yang dioptimalkan adalah lahan irigasi yang belum tersentuh oleh pembangunan fisik untuk kepentingan lahan pemukiman dan industri yang terletak pada Saluran Induk Tarum Utara Cabang Barat diantara saluran sekunder Tambun sampai dengan saluran sekunder Batu Jaya.
Karena daerah irigasi yang terlalu besar maka diperlukan sistem golongan yaitu golongan 11, 111 dan IV untuk mengatur debit air yang diperlukan. Daerah irigasi yang semula seluas 7249 ha kemudian dioptimalkan menjadi 5987 ha dimana yang dapat dimanfaatkan oleh petani adalah seluas 5540 ha dan luas ini dikelola lebih efisien sehingga hasil produksinya diharapkan dapat meningkat.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2005).KEBUTUHAN AIR IRIGASI UNTUK DAERAH PERLUASAN LAHAN SAWAH DI DAERAH IRIGASI WALAHR, KABUPATEN KARAWANG JAWA BARAT ().Teknik Sipil:FTSP
Chicago Style
.KEBUTUHAN AIR IRIGASI UNTUK DAERAH PERLUASAN LAHAN SAWAH DI DAERAH IRIGASI WALAHR, KABUPATEN KARAWANG JAWA BARAT ().Teknik Sipil:FTSP,2005.Text
MLA Style
.KEBUTUHAN AIR IRIGASI UNTUK DAERAH PERLUASAN LAHAN SAWAH DI DAERAH IRIGASI WALAHR, KABUPATEN KARAWANG JAWA BARAT ().Teknik Sipil:FTSP,2005.Text
Turabian Style
.KEBUTUHAN AIR IRIGASI UNTUK DAERAH PERLUASAN LAHAN SAWAH DI DAERAH IRIGASI WALAHR, KABUPATEN KARAWANG JAWA BARAT ().Teknik Sipil:FTSP,2005.Text