// <![CDATA[KAJIAN MUKA AIR BANJIR UNTUK PERENCANAAN JEMBATAN KA (BH-102) LINTAS RANTAU PRAPAT-DURI, DI SUNGAI BANGKO RIAU DENGAN PROGRAM HEC RAS . 3.1.2]]> Yati Muliati, Ir., M.T. Dosen Pembimbing 1 0404047502 - Yedida Yosananto, S.T.,M.T Dosen Pembimbing 2 Nolymardo Verdiscov/222001119 Penulis
KAJIAN PENETAPAN ELEVASI MUKA AIR BANJIR SUNGAI BANGKO RENCANA JEMBATAN KA (BH-102) LINTAS RANTAU PRAPAT – DURI, RIAU DENGAN METODE HEC RAS v. 3.1.2, (Nolynardo Verdiscoev, 22-2001-119, Pembimbing yati Muliati, Ir., MT., Co-Pembimbing Yedida Yosananto, S.T., M.T., 2007, 66 halaman, Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknisk Sipil dan Perencanaan, ITENAS) Sejalan dengan perkembangan daerah yang cukup pesat, yang akan berdampak pada peningkatan jasa angkutan, dan untuk mnegantisipasi pertumbuhan potensi permintaan jasa pengangkutan, perkembangan ekonomi pada masa mendatang diperlukan jaringan kereta api yang saling berhubungan, sehingga dapat dicapai hasil yang optimal dengan memanfaatkan kelebihan dan keunggulan yang dimiliki oleh angkutan keerta api. Oleh karena itu direncanakan desain jalan kereta api antara rantau prapat-duri. Dalam perencanaanya di lapangan rencana lintasan kereta api melewati beberapa kontur, yaitu berupa logokan-logokan, alur alam, saluran existing, anak sungai dan sungai sungai besar yang membutuhkan berbagai jenis BH (Bangunan Hikmat). Sungai Bangko merupakan sungai terbesar yang dilintasi rencana jalur kereta api lintas Prapat-Duri. Perlu kajian tentang elevasi muka air banjir rencana yang mungkin akan terjadi dengan tujuan rencana jembatan kereta api tidak terendam, sehingga dapat mengganggu aktifitas lalu lintas kereta api lintasan ini. Digunakan suatu program utuk memudahkan perencanaan elevasi muka air banjir, yaitu HEC-RAS yang dibuat dan dikembangkan oleh Hydrologic Engineering Center. Dimana meliputi beberapa aspek rekayasa hidrologi diantaranya curah hujan – limpasan, hdraulik sungai, simulasi system waduk, analisa bahaya banjir dan real time sungai untuk operasi waduk. Dari analisis hidrologi dengan beberapa metode di dapat curah hujan R50 = 147,908 mm dan debit banjir rencana Q50 = 552,035 m3/det. Dan analisis hidraulika dengan menggunakan program HEC – RAS didapat elevasi muka air banjirnya adalah 5,36 m dari dasar sungai dengan 0,41 m di bantaran sungai. Elevasi rencana gelagar jembatan rel KA adalah 7.36 m dari dari sungai. Tinggi jagaan (free board) diambil 2 m dari muka air banjir.