STUDI ALTERNATIF PENGATURAN DAN PENGELOLAAN RETRIBUSI PARKIR UNTUK MENINGKATKAN PENDAPATAN DAERAH (Studi Kasus : Kota Bandung)
Untuk meningkatkan pendapatan daerah dari sektor perparkiran, Pemerintah daerah sebelumnya harus mengambil kebijaksanaan dalam hal perbaikan sistem pengelolaan retribusi parkir, hal ini disebabkan adanya ketidakefisienan dalam pengaturan dan pengelolaan tretribusi parkir. Adanya ketidakefisienan dalam pengelolaan retribusi parkir akan lebih mempengaruhi pendapatan daerah dari parkir kendaraan.
Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi ketidakefisienan pengelolaan retribusi parkir serta memberikan alternatif terhadap sistem pengelolaan perparkiran untuk meningkatkan pendapatan daerah khususnya dari sektor perparkiran.
Studi ini berupa penilaian deskriptif, dalam hal ini peneliti lebih mendalami serta menganalisis mengenai hal-hal yang berhubungan dengan pengelolaan retribusi parkir dan memberikan alternatif pengelolaan untuk meningkatkan pendapatan daerah dari retribusi parkir. Dalam studi ini dilakukan perbandingan antara pengelolaan retribusi parkir saat sekarang dengan pengelolaan retribusi parkir berdasarkan alternatif yang diusulkan.
Berdasarkan pengamatan dan temuan studi, ketidakefisienan pengelolaan retribusi parkir saat ini terjadi karena sistem target setoran yang dibebankan kepada setiap juru parkir jalan umum masih relative kecil bila dibandingkan dengan penerimaan yang seharusnya; Ketidakefisienan pengelolaan retribusi parkir pada lingkungan parkir terlihat dari adanya pengeluaran upag bagi staff BPP yang bertugas di luar gaji yang diterima setiap bulan dari BPP Kota Bandung; dan Ketidakefisienan pengelolaan dari gedung parkir terjadi karena sampai saat ini hamper semua pengelola gedung parkir membayar kontribusi kepada BPP tidak sesuai dengan Perda No. 5/PD/1995 dengan besar kontribusi yang harus dibayar sebesar 30% dari total pendapatan setiap bulan.
Sehubungan dengan hal di atas untuk meningkatkan pendapatan daerah dan mengidentifikasi ketidakefisienan pengelolaan retribusi parkir, melalui studi ini diusulkan dua alternatif dalam pengelolaan retribusi parkir. Alternatif pertama, yaitu manaikan target setoran yang dibebankan kepada kepala parkir khususnya pada parkir jalan umum dan lingkungan parkir dengan mempertimbangkan dan menghitung kapasitas parkir yang sebenarnya dari tiap lokasi parkir. Untuk gedung parkir, besarnya kontribusi yang harus dibayar oleh setiap pengelola gedung parkir harus sesuai dengan Perda yaitu sebesar 30% dari total pendapatan kotor perbulan; Alternatif Kedua, yaitu perubahan sistem pengelolaan retribusi parkir dari sistem Netto/Target menjadi Sistem Bruto. Dalam hal ini, BPP menerima pendapatan dari retribusi parkir jalan umum dan lingkungan parkir berupa pendapatan kotor yang disetorkan oleh setiap kepala parkir. Dengan sistem ini, upah atau gaji juru parkir dan kepala sektor menjadi beban pemerintah atau BPP yang diberikan setiap bulan dan besarnya telah ditetapkan oleh BPP.
Dari temuan studi, berdasarkan alternatif pertama asumsi I, pendapatan BPP dari retribusi parkir kendaraan di wilayah studi diperkirakan sebesar Rp 64.121.600,- selama satu bulan dengan peningkatan kontribusi retribusi parkir sebesar 15,49% dan dengan asumsi II sebesar RP 60.156.000,- selama satu bulan dengan peningkatan kontribusi retribusi parkir sebesar 8,35%. Sedangkan dengan alternatif kedua, pendapatan BPP dari retribusi parkir kendaraan di wilayah studi diperkirakan sebesar Rp 60.288.700,- selama satu bulan dengan peningkatan kontribusi retribusi parkir sebesar 8,59%. Apabila asumsi I pada alternatif I yang digunakan maka alternatif 2 yang dianggap lebih baik untuk meningkatkan pendapatan daerah. Jadi dapat disimpulkan kedua alternatif tersebut dapat meningkatkan daerah khususnya dari parkir.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2001).STUDI ALTERNATIF PENGATURAN DAN PENGELOLAAN RETRIBUSI PARKIR UNTUK MENINGKATKAN PENDAPATAN DAERAH (Studi Kasus : Kota Bandung) ().Teknik Planologi:FTSP
Chicago Style
.STUDI ALTERNATIF PENGATURAN DAN PENGELOLAAN RETRIBUSI PARKIR UNTUK MENINGKATKAN PENDAPATAN DAERAH (Studi Kasus : Kota Bandung) ().Teknik Planologi:FTSP,2001.Text
MLA Style
.STUDI ALTERNATIF PENGATURAN DAN PENGELOLAAN RETRIBUSI PARKIR UNTUK MENINGKATKAN PENDAPATAN DAERAH (Studi Kasus : Kota Bandung) ().Teknik Planologi:FTSP,2001.Text
Turabian Style
.STUDI ALTERNATIF PENGATURAN DAN PENGELOLAAN RETRIBUSI PARKIR UNTUK MENINGKATKAN PENDAPATAN DAERAH (Studi Kasus : Kota Bandung) ().Teknik Planologi:FTSP,2001.Text