IDENTIFIKASI PEMANFAATAN SUMBERDAYA AIRTANAH DI WILAYAH KABUPATEN DATI II BANDUNG
Pembangunan wilayah memerlukan sumberdaya, baik dumber-daya manusi maupun sumber dara alam yang meliputi sumber daya air, tanah, mineral maupun sumberdaya lainnya. Ketersediaan sumberdaya tersebut umumnya terbatas, baik dalam jumlah maupun sebarannya, sehingga seringtimbul konflik dalam pemanfaatannya.
Ketersediaan sumber daya air sangat mutlak dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan hidup. Antara pertumbuhan wilayah da perminataan umberdaya air turut meningkat.
Dewasa ini pemenuhan air bersih sudah mengarah kepada penggunaan airtanah yang sangat intensif telah menyebabkan penurunan muka airtanah yang cukup mencolok di banyak tempat. Fenomena ini juga dihadapi ooleh pembangunan yang semakin pesat di wilayah Kabupaten Dati II Bandung dan telah menimbulkan dampak diantaranya berupa penurunan kedudukan muka airtanah. Hal ini sebagai akibat dari pertambahan jumlah penduduk beserta aktifitasnya.
Atas dasar itulah maka studi ini diharapkan dapat memberikan masukan dan informasi mengenai keberadaan sumberdaya airtanah di wilayah Kabupaten Dati II Bandung.
Tahapan yang dilakukan adalah menganalisis sektor potensial wilayah yaitu sektor yang kontribusinya besar terhadap perekonomian wilayah Kabupaten Dati II bandung. Berdasarkan sektor tersebut dilakukan perkiraan guna laahan di wilayah studi ini untuk jangka waktu 10 tahun mendatang dengan menggunakan metode potensial gravitasi. Dari hasil perkiraan guna laha tersebut didapatkan kebutuhan air bersih untuk kegiatan sektor potensial tersebut.
Tahapan lainnya yaitu perkiraan guna lahan lahan untuk sarana pelayanan umum dengan jumlah penduduk sebagai dasar. Dengan mempergunakan standar perencanaan kota didapatka kebutuhan lahan untuk sarana pelayanan umum untuk jangka waktu 10 tahun mendatang. Dari hasil perkiraan guna lahan tersebut dengan mempergunakan standar kebutuhan air didapatkan kebutuhan air bersih untuk sarana pelayanan umum.
Hasil analisis yaitu diperoleh kebutuhan air bersih untuk kegiatan yang dipenuhi dari sumberdaya airtanah di wilayah Kabupaten Dati II Bandung. Dengan memperbandingkan anatar kebutuhan air bersih tiap sub wilayah atau kecamatan, didapatkan kesimpulan bahwa sumbedaya airtanah di beberapa sub wilayah atau kecamatan sudah tidak dapat mendukung berbagai kegiatan atau sudah menajdi kendala/ambang batas perkembangan wilayah tersebut. Terdapat 13 sub silayah atau kecamatan denganluas kurang lebih 34.413,58 Ha (11 persen dari total luas wilayah) yang diperkirakan tingkat eksploitasi airtanahnya melebih potensi sumberdaya airtanahnya.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2001).IDENTIFIKASI PEMANFAATAN SUMBERDAYA AIRTANAH DI WILAYAH KABUPATEN DATI II BANDUNG ().Teknik Planologi:FTSP
Chicago Style
.IDENTIFIKASI PEMANFAATAN SUMBERDAYA AIRTANAH DI WILAYAH KABUPATEN DATI II BANDUNG ().Teknik Planologi:FTSP,2001.Text
MLA Style
.IDENTIFIKASI PEMANFAATAN SUMBERDAYA AIRTANAH DI WILAYAH KABUPATEN DATI II BANDUNG ().Teknik Planologi:FTSP,2001.Text
Turabian Style
.IDENTIFIKASI PEMANFAATAN SUMBERDAYA AIRTANAH DI WILAYAH KABUPATEN DATI II BANDUNG ().Teknik Planologi:FTSP,2001.Text