<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="9352">
<titleInfo>
<title><![CDATA[PENENTUAN VOLUME LALU LINTAS SEBAGAI AKIBAT ADANYA PERUBAHAN POLA PENGGUNAAN LAHAN DI SEPANJANG KORIDOR SURAPATI - CIKAPAYANG]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Ir. Akhmad Setiobudi</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Ir. Sadar Yuni R., MT</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Ana Yuanita/2495028</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penulis</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Teknik Planologi]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[FTSP]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2001]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[0]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[en]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[English]]></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Text]]></form>
<extent><![CDATA[]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Kebutuhan akan transportasi baik itu sarana maupun prasarana semakin meningkat sejalan dengan perkembangan kota di masa mendatang. Demikian juga yang terjadi di Kotamadya Bandung yang memiki peran sebagai wilayah transit Barat timur dan Utara Selatan. Perkembangan pergerakan Kota Bandung dari arah barat menuju timur maupun sebaliknya lebih terasa dibandingkan dari perkembangan utara selatan. Hal tersebut terihat dari makin padatnya jumlah kendaraan yang melewati arus barat timur. Untuk mengantispasi terjadinya kemacetan yang lebih buruk lagi maka direncanakan suatu proyek jalan laying dan jembatan PASPA TI untuk mengurangi kemacetan yang sekarang ini terasa oleh masyarakat.
Perencanaan jalan laying dan jembatan PASPATI di satu sisi dapat mengurangi jumlah kemacetan namaun di sisi lain dapat menimbulkan permasalahan baru seperti halnya yang terjadi pada aspek tata guna lahan. Perubahan kondisi jaringan jalan dapat mempengaruhi pola penggunaan lahan di sekitarnya terutama di lokasi sepanjang jalan Surapati-Jalan Cikapayang yang termasuk ke dalam salah satu trase yang terkena proyek tersebut. Perubahan kondisi jaringan jalan dapat menyebabkan perubahan fungsi jalan yang bersangkutan apabila terjadi perubahan fungsi jalan maka sapat terjadi perubahan pola penggunaan lahan.
Perubahan pola tata guna lahan ini sangat berpengaruh pada perkembangan perkotaan selanjutnya. Dengan demikian hal tersebut dilakukan suatu penelitian mengenai perubahan pola tata guna lahan di sepanjang Jalan Surapati – Jalan Cikapayang dengan tujuan dapat mengetahui volume lalu lintas akibat adanya perubahan yang terjadi pada aspek pola tata guna lahan. Pola tata guna lahan yang berubah dikembangkan di masa yang akan dating dapat menarik jumlah pergerakan menuju lokasi studi.
Untuk mengatisipasi perubahan pola tata guna lahan yang terjadi dilakukan dengan menggunakan metode standarisasi hubungan fungsi jalan dengan pola tata guna lahan yang merupakan gabungan sudi dari Amerika Serikat dengan Indonesia sedangkan menentukan jumlah pergerakan yang dihasilkan akibat berubahnya pola tata guna lahan tersebut digunakan metode agresi linier. Dengan menggunakan metode tersebut maka didapat suatu hasil kesimpaulan bahwa apabila terjadi perubahan fungsi jalan maka terjadi pula perubahan pola tata guna lahan yang semula perumahan menjadi perdagangan, perkantoran, dan pusat perbelanjaan. Jika alokasi pola tata guna lahan tersebut diekmbangkan, maka akan menarik pergerakan (terutama yang menggunakan kendaraan roda 4). Dengan jumlah tarikan tersebut maka dapat menghasilkan volume lalu lintas yang cukup besar sehingga dapat menambah volume capacity rasio untuk Jalan Surapati.
Dengan adanya jalan layang dan jembatan PASPATI di lokasi sepanjang koridor Surapati-Cikapayang maka dapat merubah pola penggunaan lahan di wilayah sekitarnya sehingga akan menambah volume lalu lintas di lokasi studi. Dengan melihat jumlah tarika pergerakan yang dihasilkan, diharapkan memberikan gambaran untuk penelitian yang lebih lanjut sehingga perkembangan perkotaan dapat berjalan sesuai dengan yang diharapkan masyarakat luas.</note>
<classification><![CDATA[]]></classification><identifier type="isbn"><![CDATA[]]></identifier><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Open Source ETD System]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[017PL/01]]></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1"><![CDATA[017PL/01]]></numerationAndChronology>
<sublocation><![CDATA[My Library]]></sublocation>
<shelfLocator><![CDATA[017PL/01]]></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="8465" url="" path="/2495028.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[PENENTUAN VOLUME LALU LINTAS SEBAGAI AKIBAT ADANYA PERUBAHAN POLA PENGGUNAAN LAHAN DI SEPANJANG KORIDOR SURAPATI - CIKAPAYANG]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[9352]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2019-07-16 10:26:03]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2019-07-16 11:28:19]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>