Detail Cantuman

PENENTUAN LOKASI IBUKOTA KABUPATEN INDRAMAYU KULON SEBAGAI DAMPAK DARI PEMEKARAN KABUPATEN INDRAMAYU

PENENTUAN LOKASI IBUKOTA KABUPATEN INDRAMAYU KULON SEBAGAI DAMPAK DARI PEMEKARAN KABUPATEN INDRAMAYU


Kabupaten Idramayu mempunyai wilayah yang sangat luas yaitu 186.436 ha. Wilayah yang sangat luas memerlukun penanganan yang lebih intensif dibandingkun dengan wilayah yang lebih kecil. Jumlah aparat pemerintah dan lembaga-lembaga pemerintah yang dibutuhkan relatif lebih besar dengan kemampuan sedemikian rupa sehingga mampu rnenangani permasalahan dan potensi yang dapat dikembangkan pada daerahnya. Pengembangan Kabupaten Indramayu menjadi 2 kabupaten, yaitu Kabupaten Indramayu Wetan dan Kabupaten Indramayu Kulon diharapkan dapat membantu tercapainya perwujudan dari tujuan dan sasaran pembangunan nasional.
Berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Kepla Dati I Jawa Barat Nomor 31 Tahun 1990 tentang Pola Induk Pengembangan Wilayah Propinsi Dati I Jawa Barat dalam Jangka Panjang (25-30 tahun) maka wilayah yang termasuk dalam Kabupaten Indramayu Kulon meliputi 9 kecamatan, yaitu: Kecamatan Losarang, Cikedung, Kandanghaur, Gabuswetan, Bongas, Anjatan, Haurgeulis, Sukra dan Kroya.
Tujuan studi ini adalah mencari alternatif lokasi ibukota kabupaten baru sebagai akibat dari pemekaran Kabupaten Indramayu yang dapat rmemberikan peranan penting bagi sistem pengembangan wilayah di Kabupaten Indramayu Kulon, sehingga diharapkan dengan adanya ibukota yang baru bisa mendorong timbulnya pusat-pusat pengembangan baru dalam arti bisa menjadi pusat-pusat pertumbuhan wilayah dalam membina kota-kota kecil maupun desa-desa yang ada disekitarnya.
Sasaran yang ingin dicapai dari penentuan lokasi ibukota yang baru diharapkan dapat memecahkan masalah ketimpangan yang terjadi antara Kabupaten Indramayu Wetan yang tinggi tingkat perkembangannnya dengan Kabupaten Indramayu Kulon yang lebih lambat pekembangannya, sehingga akan tercipta pembangunan yang seimbang dilihat dari tingkat perkembangannya. Selain itu diharapkan penentuan lokasi ibukota yang baru dapat meningkatkan pelayanan masyarakat secara maksimal dari aparat pemerintah daerah.
Penentuan lokaasi ibukota Kabupaten Indramayu Kulon menggunakan Metode Facility Location on a Plane Model (FLPM), tingkt aksesibilitas dan Analsis Hirarki Proses (AHP). Metode FLNM digunakan untuk menganalisis alternatif lokasi terbaik ibukota kabupaten berdusarkan jarak antar kecamatan dan bobot fasilitas masing-masing kecamatan di Kabupaten Indramayu Kulon. Hasil keluaran Metode FLMN adalah Kecamatan Kandanghaur sebagai calon lokasi ibukota kabuputen. Berdasarkan tingkat aksesibilitas akan dipilih kecamatan dengan tingkat aksesibilitas yang tinggi
dan hasilnya adalah Kecamatan Kroya sebagai kecamatan dengan tingkat aksesibilitas
tertinggi.
Berdasarkan hasil keluaran metode FLNM dan tingkat aksesibilitas dii atas, selanjutnya lokasi yang akan dijadikan ibukota kabupaten adalah dengan menggunakan metode Analisis Hirarki Proses dari Saaty. Prins* yang digunakan dalam metode AHP ahlah pernbobotan dengan menggunakan vektor eigen dari suutu
matriks perbandingan berpasangan Berdasarkan kriteria-kriteria penentu lokasi ibukota diperoleh lokasi ibukota Kabupaten Indramayu Kulon terletak di Kecamatan Kroya.


LOADING LIST...

LOADING LIST...

Detail Information

Bagian Informasi
Pengarang Didi Permadi/2494028 - Personal Name
Ir. Achadiat Dritasto, M.T - Personal Name
No. Panggil 018PL/01
Subyek
Fakultas FTSP
Tahun Terbit 2001
Jurusan Teknik Planologi
Deskripsi Fisik
Info Detil Spesifik

  Tags :

Citation

. (2001).PENENTUAN LOKASI IBUKOTA KABUPATEN INDRAMAYU KULON SEBAGAI DAMPAK DARI PEMEKARAN KABUPATEN INDRAMAYU().Teknik Planologi:FTSP

.PENENTUAN LOKASI IBUKOTA KABUPATEN INDRAMAYU KULON SEBAGAI DAMPAK DARI PEMEKARAN KABUPATEN INDRAMAYU().Teknik Planologi:FTSP,2001.Text

.PENENTUAN LOKASI IBUKOTA KABUPATEN INDRAMAYU KULON SEBAGAI DAMPAK DARI PEMEKARAN KABUPATEN INDRAMAYU().Teknik Planologi:FTSP,2001.Text

.PENENTUAN LOKASI IBUKOTA KABUPATEN INDRAMAYU KULON SEBAGAI DAMPAK DARI PEMEKARAN KABUPATEN INDRAMAYU().Teknik Planologi:FTSP,2001.Text

 



Homepage Info

Koleksi  ETD adalah merupakan Tugas Akhir mahasiswa Itenas dalam menempuh program Sarjana/Magister. Seluruh isi dari Tugas Akhir adalah merupakan tanggung jawab penulis sepenuhnya.

Koleksi


Total ETDs : 20322

Total Kunjungan: 26011 dari Maret 2018

Media Sosial / Kanal

Address

UPT Perpustakaan Itenas
Jl. PKH. Mustopha No.23
Bandung 40124, Indonesia
Phone: +62-22-7272215,
email: libary[at]itenas.ac.id