// <![CDATA[USULAN PENANGANAN KEPADATAN ARUS LALU LINTAS PADA JAM-JAM SIBUK DI JALAN TERUSAN PAHLAWAN DAN JALAN KATAMSO BANDUNG]]> 0418066502 - Dr. Sadar Yuni Rahardjo, Ir., MT. Dosen Pembimbing 1 0419116601 - Ir. Yanti Budiyantini, M.Dev.Plg. Dosen Pembimbing 2 Iim Firmansyah/2494020 Penulis
Jalan merupakan prasarana transportasi darat yang merupakan urat nadi dalam pembangunan. Seiring dengan laju pembangunan dan perkembangan Kota Bandung yang pesat yang menyebabkan prasarana dan sarana yang ada tingkat pelayanannya menjadi berkurang, sehingga diperlukan pengelolaan, pengembangan dan pembangunan prasarana dan sarana perkotaan. Perubahan guna lahan juga menjadi penyebab tingginya arus lalulintas (akibat tarikan dan bangkitan). Studi yang dilakukan bertujuan untuk memberikan usulan penanganan masalah kepadatan arus lalu lintas agar tidak terjadi penumpukan penundaan arus lalu lintas pada jalan Terusan Pahlawan dan jalan Katamso. Dalam proses pencapai tujuan terdapat beberapa sasaran, yaitu mengidentifikasi permasalahan, melihat kontribusi masing-masing sistem lalu lintas terhadap permasalahan lalu lintas dan memberi kan usulan penanganan. Metode yang digunakan dalam analisis ini antara lain adalah V/C rasio, sebagai upaya untuk mengetahui tingkat pelayanan jalan, untuk saat ini dan perkiraan pada masa yang akan datang, yang sebelumnya terlebih dahulu memproyeksikan jumlah arus lalu lintas harian rata-rata hingga tahun proyeksi dengan menggunakan metode eksponesial. Hasil analisis terhadap sistem lalu lintas menunjukan bahwa permasalahan lalu lintas pada jalan Terusan Pahlawan dan jalan Katamso adalah arus lalu lintas yang sebesar l986 smp/jam (arus tertinggi selama seminggu pada jam-jam sibuk, V/C= 0,856), kemudian didapatkan kontribusi dari setiap sistem lalu lintas yang memberikan pengaruh terhadap lalu lintas yang melintasi jalan Terusan Pahlawan dan jalan Katamso yaitu : kontribusi tarikan dan bangkitan dari sekiatar jalan terusan Pahlawan dan jalan katamso yang sebesar 1676 sm/jam yang derajat kejenuhannya sebesar 0,87 (bangkitan kawasan perumahan sebesar 1145 smp/jam dan atrikan sebesar 531 smp/jam) yang merupakan penyebab kepadatan disamping arus dari luas kawasan yang sebesar 2352 smp/jam yang melebihi kapasitas jalan yang sebesar 2321 smp/jam. Dari hasil analisis ini juga didapatkan bahwa kepadatan arus lalu lintas pada jalan Terusan Pahlawan dan jalan Katamso disebabkan oleh adanya penundaan aru lalu lintas pada pertigaan jalan Terusan Pahlawan-jalan Katamso-jalan Terusan Katamso akbiat adanya penyempitan lebar jalan (bottle neck). adaya penyempitan lebar jalan (bottle neck). Usulan penanganan kepadatan arus lalu lintas yang terjadi di jalan Terusan Pahlawan dan jalan Katamso berdasarkan hasil analisis yang direkomendasikan adalah : 1. Peningkatan kapasitas jalan Berupa Pembangunan prasarana dan sarana jalan yang terdiri dari a. Pelebaran jalan b. Pembuatan trotoar c. Pemasangan rambu lalu lintas 2. Manajemen lalu lintas a. Pengelolaan angkutan umum,yang terdiri dari : 1) Penentuan lokasi pemberhentian 2) Pengaturan interval waktu keberangkatan b. Penentuan jalan alternatif bagi kendaraan pribadi (jalan yang diusulkan adalah jalan Terusan Katamso dan jalan Cisokan).