KAJIAN BIAYA SOSIAL PASCA PEMBANGUNAN JALAN LINGKAR SELATAN BANDUNG (Stud Kasu : Jalan Pelajar Pejuang 45 Bandung)
Berbagai kota besar di Indonesia seperti di negara sedang berkembang lainnya, berada dalam tahap pertumbuhan urbanisasi yang tinggi. Jumlah penduduk yang tinggal di daerah perkotaan di Indonesia meningkat dari tahun ke tahun akibat tingginya tingkat urbanisasi ini. Pertumbuhan kota yang sangat pesat ini mempunyai implikasi, yaitu meningkatnya tuntutan permintaan atas pengadaan dan perbaikan prasarana pelayanan.
Dipandang dari segi struktur pola auta ruang dan kebijaksanaan struktur fungsi kegiatan Kota Bandung, kegiatan fungsional di pusat kota merupakan pusat pelayanan tertinggi (pusat primer). Sebagai konsekuensinya, penggunaan lahan kawasan pusat kota terdiri dari elemen-elemen kegiatan fungsional dan pelayanan penduduk yang mempunyai skala, jangkauan dan hirarki pelayanan tingkat kota. Hal ini mengakibatkan fungsi pelayananan secara umum di pusat kota mempunyai daya tarik yang kuat untuk menarik penduduk kota.
Konsentrasi perjalanan berbelanja akan semakin didorong oleh terkonsentrasinya aktifitas dan fasilitas di pusat kota yang dapat menarik arus pergerakan yang lebih besar lagi selanjutnya akan menamba masalah-masalah lalu-lintas di pusat kota. Keadaan demikian diamati telah berlangsung di kawasan pusat Kota Bandung.
Salah satu alternatif pemecahan diatas adalah dengan pembangunan jalan lingkar oleh pemerintah kota. Melalui jalan lingkar ini diharapkan beban pergerakan di kawasan pusat kota
dapat berkurang karena pergerakan regional tidak lagi melalui kawasan pusat kata, kecuali apabila kawasan tersebut menjadi tujuan akhir pergerakan.
Setiap kegiatan dapat menimbulkan eksternalitas, artinya membuat dampak kepada pihak yang tidak bertransaksi. Eksternalitas dapat positif maupun negatif dan dapat berbentuk fsik maupun sosial. Secara makro pembangunan Jalan Ligkar Selatan memiliki dampak positif bagi penduduk kota Bandung. Dengan adanya jalan ini penumpukan arus kendaraan di pusat kota dapat dikurangi. Tetapi pada kenyataanya keberadaan jalan ini menimbulkan eksternalitas negatif berupa masalah banjir/genangan yang mengenai sebagian penduduk kawasan pemukiman di sekitarnya.
Berdasarkan permasalahn tersebut maka tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya biaya social pasca pembangunan. Jalan Pelajar Pejuang yang merupakan inner ring road (bagi dari jalan LingkarSelatan) dan faktor-faktor penyebab banjir/genangan di wilayah kelurahan Turangga RW 08. Biaya-biaya social yang dihitung adalah biaya social marjinal yang merupakan penjumlahan biaya privat marjinal dan biaya eksternal marjinal.
Berdasarkan hasil analisis dibuktikan bahwa terdapat korelasi yang kuat antara keberadaan Jalan Pelajar Pejuang dengan kerugian-kerugian yang terjadi di wilayah studi. Oleh karena itu biaya-biaya kerugian yang dikeluarkan masyarakat wilayah studi merupakan biaya eksternal marjinal dari keberadaan Jalan Pelajar Pejuang 45. Sedangkan biaya privat marjinal adalah biaya pembangunan dan penanganan Jalan Pelajar Pejuang 45. Biaya penanganan Jalan Pelajar Pejuang 45 temyata tidak tersedia sesuai dengan standar Dinas Pekerjaan Umum Kota Bandung. Hal ini. merupakan salah satu faktor yang menyebabkan masalah banjir di wilayah studi. Karena dengan dana yang kurang tentu saja kegiatan pemeliharaan tidak dapat dilakukan dengan optimal.
Berdasarkan perhitungan ternyata biaya ekternal marjinal yang terjadi lebih besar dari biaya privat marjinal itu sendiri. Sehingga biaya sosial yang terjadi lebih tinggi dibandingkan dengan biaya sosial marjinal yang terjadi apabila dilakukan penambahan biaya privat marjinal sesuai dengan standar. Oleh karena itu direkomendasikan agar pihak yang diberi keuntungan, dalam hal ini para pemilik kendaraan sebagai pengguna jalan ikut memberikan kompensasi berupa penambahan tingkat pajak yang dapat digunakan sebagai penambahan biaya privat marjiinal.
Sehingga biaya eksternal yang terjadi dapat berkurang begitu pula dengan biaya sosial marjinal.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2001).KAJIAN BIAYA SOSIAL PASCA PEMBANGUNAN JALAN LINGKAR SELATAN BANDUNG (Stud Kasu : Jalan Pelajar Pejuang 45 Bandung) ().Teknik Planologi:FTSP
Chicago Style
.KAJIAN BIAYA SOSIAL PASCA PEMBANGUNAN JALAN LINGKAR SELATAN BANDUNG (Stud Kasu : Jalan Pelajar Pejuang 45 Bandung) ().Teknik Planologi:FTSP,2001.Text
MLA Style
.KAJIAN BIAYA SOSIAL PASCA PEMBANGUNAN JALAN LINGKAR SELATAN BANDUNG (Stud Kasu : Jalan Pelajar Pejuang 45 Bandung) ().Teknik Planologi:FTSP,2001.Text
Turabian Style
.KAJIAN BIAYA SOSIAL PASCA PEMBANGUNAN JALAN LINGKAR SELATAN BANDUNG (Stud Kasu : Jalan Pelajar Pejuang 45 Bandung) ().Teknik Planologi:FTSP,2001.Text