// <![CDATA[STUDI KARAKTERISTIK PELAYANAN ANGKUTAN UMUM PENUMPANG SEPEDA MOTOR OJEK DI KAWASAN PERKOTAAN (Stud Kasus :]]> Ir. Reny Savitri., MT Dosen Pembimbing 2 Livya Miranda/2492014 Penulis DR. Ir. F.Poernomisidhi, Msc., MIHT., MCIT Dosen Pembimbing 1
Perkembangan yang terjadi di suatu kota akan mengakibatkan peningkatan mobilitas penduduk dan pada gilirannya akan menuntut tambahan fasilitas pergerakan. Peningkatan intensitas pergerakan ini dapat dilihat dari semakin tingginya tingkat kepemilikan kendaraan dan bertambahnya permintaan pelayanan angkutan umum. Pengembangan wana angkutan umum dapat membantu mengatasi masalah transportasi, namun pada saat ini pelayanan angkutan umum tersebut belum mampu menjangkau seluruh bagian kota. Angkutan umum penumpang sepeda motor ojek merupakan suatu bentuk pelayanan umum yang berfungsi sama seperti pelayanan angkutan umum lainnya yang sangat berperan dalam menunjang pergerakun masyarakat. Studi ini bermaksud menelaah karakteristik pelayanan angkutan umum penumpang sepeda motor ojek serta kinerja angkutan ojek tersebut pada masing-masing pangkalan di wilayah studi, dengan demikian kekurangan dan kelebihan pada masing-masing pangkalan akan terlihat dengan jelas. Pengumpulan data pada studi ini dilakukan dengan survei; primer dan sekunder. Metode yang digunakan adalah AHP (Analytic Hierechy Process) untuk menentukan bobot indikator-indikator kinerja yang dianggap prioritas dan menentukan nilai kinerja dengan menggunakan metode indeks untuk mendapatkan nilai total kinerja angkutan trmum penumpang sepeda motor ojek. Hasil studi menunjukkan bahwa indicator-indikator yang paling penting bagi kinerja angkutan umum penumpang sepeda motor ojek secara berurutan adalah jangkauan pelayanan, kapasitas pelayanan, tingkat kepadatan ojek, frekuensi kendaraan, tingkat pengisian dan tingkat ketersediaan. Masing-masing kinerja ini mempunyai karakteristik yang berbeda pada tiap-tiap pangkalan. Diharapkan melalui pengidentifikasian kinerja angkutan umum penumpang sepeda motor ojek ini pengemudi atau operator dapat meningkatkan pelayanannya dan masyakarakt sebagai pengguna jasa dapat memanfaatkan kendaraan ini secara maksimal untuk menunjang pergerakan mereka. Rekomendasi bagi peningkatan atau perbaikan sistem pelayanan diberikan berdasarkan kondisi kinerja yang ada. Rekomendasi ini pada dasarnya berupa penambahan jumlah armada, pemerataan pelayanan, penambahan jangkauan pelayanan dengan menambah panjang lintasan, manajemen operasi pengemudi ojek, perbaikan kondisi fisik jalan dan peremajaan terhadap kendaraan yang sudah tidak layak beroperasi. Rekomendasi ini bertujuan untuk memenuhi tuntutan masyarakat terhadap adanya fasilitas pergerakan.