Detail Cantuman

RUANG TERBUKA HIJAU SEBAGAI PEUNJANG KEGIATAN OPERASIONAL BANDAR UDARA (STUDI KASUS BANDAR UDARA ADISUMARMO-SURAKARTA)

RUANG TERBUKA HIJAU SEBAGAI PEUNJANG KEGIATAN OPERASIONAL BANDAR UDARA (STUDI KASUS BANDAR UDARA ADISUMARMO-SURAKARTA)


Sejalan dengan tuntutan perkembangan dan permintaan penggunaan pesawat-pesawat badan besar bermesin jet, maka perlu dipersiapkan prasarana fisik bandar udara yang secara keseluruhan dapat mendukung dan melayani penerbangan pesawat-pesawat tersebut. Untuk itu maka pemerintah mengadakan rencana pengembangan Bandar Udara Adi Sumarmo-Surakarta menjadi bandar udara internasional. Rencana pemerintah untuk mengembangkan Bandar Udara Adi Sumarmo-Surakarta menjadi bandar udara internasional dimaksudkan untuk dapat mengantisipasi perkembangan arus lalu lintas udara dalam dekade mendatang, sehingga mampu melayani angkutan penumpang domestik dan intemasional, angkutan barang dan pos yang diperkirakan akan terus meningkat. Rencana pengembangan bandar udara Adi Sumarmo-Surakarta ini menjadi bandar udara internasional sesuai dengan SK Menteri Perhubungan No.SK2/AU.O05/PHB-89 tanggal 3 1 Maret 1989 dan SK Menteri Kehakiman No.M.04-
UM.01.06 tahun 1989 tanggal 10 April 1989.
Pengembangan suatu bandar udara menjadi bandar udara internasional tentu akan memberikan suatu bangkitan kegiatan yang cukup besar dan seiring dengan hal tersebut sesuai dengan hukum suplay-demand yang berlaku maka akan timbul aktivitas ekonomi
atau komersial disekitar bandar udara. Tumbuhnya aktivitas ekonomi atau komersial ini tentunya akan memberikan kontribusi terhadap perubahan penggunaan lahan disekitar bandar udara. Untuk mengantisipasi perubahan penggunaan tahan tersebut maka perlu adanya pengaturan atau penetapan tata ruang yang selaras dan seimbang.
Studi ini dilakukan dengan tujuan untuk mengantisipasi agar tetap terciptanya keselarasan antara rencana pengembangan bandar udara dan kegiatan lalu lintas pesawat atau kegiatan bandar udara dengan penggunaan lahan di sekitarnya. Penetapan ruang terbuka hijausebagai penunjang kegiatan bandar udara, merupakan tindakan yang dinilai tepat sesuai dengan penetapan fungsi kawasan sebagai pusat perhubungan udara domestic dan internasional. Untuk menetapkan fungsi ruang terbuka hijau tersebut diperlukan dua pertimbangan dasar, yang pertama adalah batas Keselamatan Operasi Penerbangan yang didapat dari rumusan Airport Manual Planning yang dikeluarkan oleh ICAO dan Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 11 tahun 1991 tentang Batas – batas Keselamatan Operasi Penerbangan Di Sekitar Bandar Udara Adisumarmo - Surakarta, yang kedua adalah batas Kawasan Kebisingan. Selain itu perlu pula ditinjau kondisi fisik dasar dan pola penggunaan lahan disekitarnya agar didapatkan kendala dan potensi untuk pengembangan tata ruang terbuka hijau dimasa datang.
Hasil akhir dari tugas akhir ini adalah arahan penempatan ruang terbuka hijau di kawasan bandar udara dan sekitarnya yang berupa zona dan luas lahan yang didasarkan atas analisis tumpang tindah dan kondisi fisik dasar, batas kawasan kebisingan, batas kawasan keselamatan operasi penerbangan dan rencana pengembangan bandar udara sehingga diperoleh lahan yang sesuai untuk ruang terbuka hijau.


LOADING LIST...

LOADING LIST...

Detail Information

Bagian Informasi
Pengarang Ario Hartantyo/2491017 - Personal Name
Ir. Akhmad Setiobudi - Personal Name
No. Panggil 001PL/01
Subyek
Fakultas FTSP
Tahun Terbit 2001
Jurusan Teknik Planologi
Deskripsi Fisik
Info Detil Spesifik

  Tags :

Citation

. (2001).RUANG TERBUKA HIJAU SEBAGAI PEUNJANG KEGIATAN OPERASIONAL BANDAR UDARA (STUDI KASUS BANDAR UDARA ADISUMARMO-SURAKARTA)().Teknik Planologi:FTSP

.RUANG TERBUKA HIJAU SEBAGAI PEUNJANG KEGIATAN OPERASIONAL BANDAR UDARA (STUDI KASUS BANDAR UDARA ADISUMARMO-SURAKARTA)().Teknik Planologi:FTSP,2001.Text

.RUANG TERBUKA HIJAU SEBAGAI PEUNJANG KEGIATAN OPERASIONAL BANDAR UDARA (STUDI KASUS BANDAR UDARA ADISUMARMO-SURAKARTA)().Teknik Planologi:FTSP,2001.Text

.RUANG TERBUKA HIJAU SEBAGAI PEUNJANG KEGIATAN OPERASIONAL BANDAR UDARA (STUDI KASUS BANDAR UDARA ADISUMARMO-SURAKARTA)().Teknik Planologi:FTSP,2001.Text

 



Homepage Info

Koleksi  ETD adalah merupakan Tugas Akhir mahasiswa Itenas dalam menempuh program Sarjana/Magister. Seluruh isi dari Tugas Akhir adalah merupakan tanggung jawab penulis sepenuhnya.

Koleksi


Total ETDs : 20322

Total Kunjungan: 26011 dari Maret 2018

Media Sosial / Kanal

Address

UPT Perpustakaan Itenas
Jl. PKH. Mustopha No.23
Bandung 40124, Indonesia
Phone: +62-22-7272215,
email: libary[at]itenas.ac.id