GEDUNG PAGELARAN SENI TARI PRIANGAN
Kebudayaan merupakan hasil aktivitas dan karya cipta manusia berupa adat istiadat, kepercayaan dan kesenian. Setiap daerah memiliki bentuk kesenian dari hasil kebudayaan daerahnya salah satunya Jawa Barat. Kesenian tradisional dari Jawa Barat memiliki sifat dan ciri-ciri yang khas, salah satu bentuk kesenian yang paling dikenal adalah kesenian tari. Tari tradisional Priangan Jawa Barat memiliki batasan wialayah diantaranya Kabupaten Sukabumi, Cianjur, Bandung, Bandung, Bandung Barat, Majalengka, Garut, Tasikmalaya, Pangandaran, dan Ciamis, yang luasnya mencapai sekitar seperenam pulau Jawa (kurang lebih 21.524 km persegi). Tari tradisional Priangan Jawa Barat memiliki ciri khas yang unik dan indah, baik itu berupa penampilan, pakaian, instrumen musik dan pergerakan penari yang lugas, lembut dan luwes.
Suatu tarian sesungguhnya adalah kombinasi dari sebagian unsur, yakni wiraga (raga), Wirama (irama), serta Wirasa (rasa). Hal ini berkaitan dengan tema yaitu “Penerapan Harmoni Pada Desain” yang berhubungan dengan pernyataan rasa, keselarasan, dan keserasian yang diterapkan pada fasad bangunan, bentuk, ruang, dan desain bangunan. Gedung Pagelaran Seni bersifat rekreatif, edukatif dan juga dapat dikunjungi oleh semua kalangan. Saat ini masih belum adanya gedung pagelaran yang layak digunakan untuk ruang pertunjukan kesenian tari di daerah Bandung Barat. Oleh karena itu, dibutuhkan sebuah Gedung Pertunjukan atau Gedung Pagelaran Seni Tari berupa auditorium dikawasan Bandung Barat. Hal ini bermaksud untuk memberikan ciri keselarasan pagelaran tari dengan desain bangunan dan konteks masa didalam kawasan ITB Walini dan juga memberikan wadah bagi para pelaku dan penikmat seni.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2017).GEDUNG PAGELARAN SENI TARI PRIANGAN ().Arsitektur:FTSP
Chicago Style
.GEDUNG PAGELARAN SENI TARI PRIANGAN ().Arsitektur:FTSP,2017.Text
MLA Style
.GEDUNG PAGELARAN SENI TARI PRIANGAN ().Arsitektur:FTSP,2017.Text
Turabian Style
.GEDUNG PAGELARAN SENI TARI PRIANGAN ().Arsitektur:FTSP,2017.Text