// <![CDATA[BANDUNG FURNITUR EXPO]]> Ir. Shirley Wahadamaputera, MT. Dosen Pembimbing 1 Ir. Utami, M.T. Dosen Pembimbing 2 0424107502 - Riantiza Avesta , S.T., M.Sc. Dosen Pembimbing 3 Nanda Hafizhah/21-2013-200 Penulis
Pada saat ini hampir di setiap kota di Indonesia banyak ditemui industri-industri pengrajin furniture di pinggir jalan. Keterampilan dan kreatifitas para pengrajin dalam menciptakan desain produk mebel dan kerajinan tangan membuat masyarakat semakin meminati produk-produk furniture berbahan dasar lokal dengan desain yang unik yang memperlihatkan ciri khas budaya daerah masing-masing. Untuk membantu memperkenalkan hasil karya seni berupa furnitur dari tangan-tangan seniman maupun pengrajin di Indonesia dan membantu meningkatkan perekonomian masyarakat, maka dibutuhkan sebuah bangunan yang dapat mewadahi segala kegiatan dalam memperkenalkan dan mengapresiasi hasil karya tersebut. Bangunan yang dimaksud adalah sebuah bangunan Apresiasi Seni yang digunakan untuk memamerkan dan menjual hasil karya seniman maupun pengrajin lokal berupa furnitur. Dalam proses perancangannya bangunan ini mengusung tema Atrium sebagai Penghubung Ruang, dimana pada bagian tengah bangunan dibuat sebuah atrium dengan tangga spiral yang berfungsi sebagai penghubung antar ruang pada setiap lantai. Bangunan ini diharapkan dapat membantu para seniman maupun pengrajin dalam memperkenalkan karyanya hingga ke Mancanegara serta membantu menaikan nilai ekonomi dan kreatifitas masyarakat di Indonesia.