// <![CDATA[“PUSAT APRESIASI FURNITUR NATUFURNISH BANDUNG” Tema:]]> Ir. Mamiek Nur Utami, M.M Dosen Pembimbing 2 Nur Laela Latifah, S.T., M.T Dosen Pembimbing 1 Hanna Kristiani Astuti / 21.2012.156 Penulis
Dalam perkembangannya, furnitur merupakan salah satu industri yang menghasilkan produk bernilai tinggi, penghasil devisa negara serta menyerap tenaga kerja dalam jumlah yang signifikan, serta didukung oleh sumber bahan baku berupa kayu, bambu maupun rotan. Daya saing industri furnitur khususnya di Jawa Barat terletak pada sumber bahan baku alami yang melimpah dan berkelanjutan yang didukung oleh keragaman corak dan desain yang berciri khas lokal serta ditunjang oleh SDM yang cukup kompeten, namun di Jawa Barat sendiri belum memiliki bangunan skala provinsi yang berfungsi untuk memamerkan dan memperlihatkan kekayaan furnitur yang unik dan berciri khas Jawa Barat. Berdasarkan latar belakang permasalahan di atas, maka perancangan bangunan apresiasi furnitur berbahan alami ini diharapkan dapat mengakomodasi kebutuhan masyarakat akan furnitur. Adapun fungsi dari bangunan ini adalah untuk mewadahi kegiatan pameran furnitur, promosi furnitur, dan penjualan furnitur kepada masyarakat. Tema yang diambil adalah Metafora Tangible Balok Kayu diterapkan melalui bentuk massa yang menyerupai balok kayu yang ditumpuk-tumpuk, bentuk denah yang diambil dari bentuk dasar balok kayu yaitu persegi panjang, sirkulasi, interior, dan pengolahan fasad yang menonjolkan bentuk balok kayu seperti susunan kayu sebagai secondary skin. Tema dan konsep perancangan ini diharapkan dapat memberikan visualisasi bangunan yang menarik, serta memberikan kenyamanan dalam menikmati bangunan. Kata Kunci: Furnitur, Metafora Tangible, Pusat Apresiasi