// <![CDATA[MUSEUM TANAMAN TROPIS INDONESIA Tema :]]> Eggi Septianto, S.T., M.T. Dosen Pembimbing 2 Novi Angraeni / 21-2013-018 Penulis Ir. H. Ucu Makmur Kosasih, M. M. Pd Dosen Pembimbing 1
Macam-macam keindahan bunga dapat menjadikan perasaan orang yang melihat menjadi tenang dan bahagia menjadi dasar dimana manusia saat ini membutuhkan tempat yang nyaman, tenang dan membuat bahagia. Tumbuhnya hasrat dan keinginan manusia saat ini untuk mendapatkan suatu tempat yang membuat tenang, indah, nyaman semakin meningkat karena keadaan diluar yang mulai tidak nyaman. Terbentuknya sebuah Museum Tanaman yang dihasilkan dari prinsip desain arsitektur yang didasarkan atas pendekatan arsitektur bioklimatik pada konsep desainnya. Pertama, mengakomodasi fungsi publik dengan privat dengan menyatukan 3 area yang berbeda, seperti Area Bioma, Area komersial dan fasilitas bersama dalam satu kawasan. Kedua, eksplorasi bentuk arsitektur yang menanggapi iklim dengan memaksimalkan sirkulasi udara silang, menurunkan suhu dengan kolam air, orientasi bangunan memanjang kearah utara selatan untuk mengoptimalkan pencahayaan alami dengan bidang-bidang transparan dan penambahan lubang cahaya pada atap untuk berlangsungnya hidup tanaman-tanaman di area Bioma. Ketiga memperbanyak daerah hijau dengan penanaman pohon pada kawasan yang dapat menghasilkan oksigen. Sehingga bangunan Museum Tanaman Tropis Indonesia ini selain sebagai sarana edukasi terkait jenisjenis Tanaman juga memberikan kontribusi yang baik terhadap penghijauan Kota Jakarta