// <![CDATA[PONDOK PESANTREN MODERN DI BANDUNG.]]> Ir. M. Djukandi IR. BAMBANG S, MT ARINAKA T, ST, MT Andi Sona / 211997079 Penulis
Pada era globalisasi ini, kebutuhan akan munculnya generasi yang shaleh dan berakhlak mulia sangatlah dibutuhkan, terutama sehubungan dengan kian besarnya pengaruh kebudayaan asing (kebudayaan barat) dan kemajuan teknologi yang kadang-kadang dampaknya dapat menjerumuskan kepada sikap moral yang rendah. Kebutuhan dimaksud menjurus akhlakul karimah (budi luhur) yang kini merupakan sesuatu yang esensial sifatnya bagi pembangunan nusa dan bangsa. Untuk mencapai tujuan yang sangat luhur ini adalah merupakan kewajiban kita semua untuk menyiapkan generasi muda kita sejak dini agar kelak menjadi insan yang beriman dan bertaqwa kepada Alloh SWT, berilmu, terampil, serta berakhlaqul karimah sehingga berguna bagi agama, nusa dan bangsa. Pondok pesantren adalah lembaga pendidikan dan pusat penyiaran agama islam tertua dan asli di Indonesia. Lembaga ini lahir dan berkembang semenjak masa permulaan kedatangan agama islam di Indonesia. Hal itu juga merupakan alat bagi cita-cita penyebaran agama islam serta kewajiban mukmin yang “tafaquh fiddiin” untuk menyebarluaskan ilmu dien dan berjuang Iqomatuddiin membangun masyarakat masing-masing Pondok Pesantren juga sebagai wujud nyata keluaran dari persoalan diatas. Keberhasilan suatu lembaga pendidikan harus didukung oleh sarana dan prasarana, yaitu tempat belajar (madrasah) dan asrama santri/siswa (pondok) dan lainnya. Tanpa adanya sarana tersebut maka kualitas dan kuantitas sulit dicapai secara maksimal. Sudah menjadi kewajiban bersama bagi Umat Muslim untuk membangun sarana dan prasarana Pondok Pesantren sehingga mampu untuk menyiarkan gema Islam yang menjadi keyakinan kita bersama. Oleh karena itu, pembangunan Pondok Pesantren ini, untuk meningkatkan kegiatan keagamaan, selanjutnya agar dapat lebih meningkatkan kualitas dan kuantitas masyarakat muslim.