// <![CDATA[PUSAT PAMER SENI PATUNG PANTAI INDAH KAPUK Tema :]]> Ir. Achsien Hidajat, M.T. Dosen Pembimbing 1 Ir. Udjianto Pawitro, M.S.P Dosen Pembimbing 3 Ardhiana Muhsin, S.T., M.T Dosen Pembimbing 2 Cipta Nirlangga / 21 2013 073 Penulis
Di jaman yang modern ini seni patung mulai terabaikan. Keberadaannya kalah popular dengan seni lukis, bahkan ketika seni kontemporer di Indonesia mulai berkembang. Apabila dibiarkan, seni patung ini akan sulit untuk berkembang dan para seniman patung di Indonesia akan sulit untuk menyalurkan kreativitasnya sebagai seniman patung. Untuk mendukung perkembangan seni patung dan meningkatkan minat masyarakat terhadap apresiasi seni patung nusantara diperlukan sarana dan fasilitas yang mendukung kegiatan dari seni patung tersebut. Pusat Pamer Seni Patung Pantai Indah Kapuk (PIK Sculpture Art Center) ini diharapkan menjadi salah satu solusi agar seni patung tidak punah. Konsep metafora campuran diterapkan pada gubahan massa bangunan. Metafora Intangible yang diterapkan berasal dari pemikiran dasar “berkembang” agar seni patung dapat terus berkembang dan didukung oleh pendekatan metafora tangible dari bentuk dasar bunga yang hendak mekar agar memudahkan presepsi dari definisi “berkembang” yang diterapkan pada konsep. PIK Sculpture Art Center terdiri dari 3 lantai yang terbagi menjadi 3 area pada setiap bagian bangunan yaitu Area Pameran kecil, Area Pameran Besar, dan Area Komersial seperti Kantor, Cafetaria, Workshop, dan Seminar. Kata kunci : seni patung, berkembang, metafora