// <![CDATA[“Djakarta Sculpture Art Space” Tema :]]> Ir. Utami, M.T. Dosen Pembimbing 1 Ir. Shirley Wahadamaputera, M.T. Dosen Pembimbing 2 Riantiza Avesta, S.T., M.Sc Dosen Pembimbing 3 Rizky Ahnaf Fauzi Rachman / 21-2013-103 Penulis
Gedung Apresiasi Seni Karya Patung sebagai wadah bagi pelaku karya seni khususnya karya seni patung untuk dapat memamerkan hasil karya ciptaanya, selain itu dibutuhkan wadah untuk melakukan suatu transaksi dari hasil karya seni patung sebagai bentuk apresiasi bagi seorang pelaku karya seni atau seniman pematung. Keinginan masyarakat untuk menikmati suatu karya seni khususnya karya seni patung dengan sarana yang baik dan memadai sangatlah penting untuk disediakan suatu wadah bagi masyarakat untuk mendapatkan edukasi tentang suatu karya seni patung. Oleh Karena itu dibutuhkan sebuah gedung yang dapat mengapresiasi pelaku karya seni, mengedukasi masyarakat dan dapat menghasilkan keuntungan bagi kedua belah pihak secara material dan non material. Gedung Apresiasi Seni Patung yang mengusung tema kesederhanaan bangunan dalam arsitektur modern dimaksudkan untuk dapat memfokuskan objek seni patung yang dipamerkan dalam bangunan, agar masyarakat dapat menikmati karya seni patung juga dapat menikmati suasana bangunan dengan gaya arsitektur modern. Penerapan konsep pada bangunan ada pada bagian interior dan eksteior bangunan, pada interior difokuskan pada ‘’simplicity’’ dimana kesederhanan dalam interior tanpa adanya banyak ornamen, pada eksterior bangunan konsep ‘’modern architecture’’ didasari oleh 3 dari 5 konsep dasar Le Corbisier yaitu, pilotis, free façade dan horizontal window. Kata Kunci : Gedung Apresiasi Seni Patung, arsitektur modern, seniman dan masyarakat