// <![CDATA[“GALERI SENI INSTALASI JAKARTA” Tema :]]> Ir. Bambang Subekti, M.T Dosen Pembimbing 2 Dr. Ir. Dewi Parliana, M.S.P Dosen Pembimbing 1 Dea Amanathul Pamungkas / 21-2013-104 Penulis Dian Duhita, S.T.,M.T. Dosen Pembimbing 3
Menikmati karya seni tidak akan pernah cukup hanya dengan mendengar dan melihat, tapi juga harus dengan penghayatan mendalam . Kini seni telah berkembang ke dalam banyak manifesto dan konsep, salah satunya adalah seni instalasi. Seni instalasi adalah seni yang memasang, menyatukan, dan mengonstruksi sejumlah benda yang dianggap bisa merujuk pada suatu konteks kesadaran makna tertentu. Biasanya makna dalam persoalan-persoalan sosialpolitik dan hal lain yang bersifat kontemporer diangkat dalam konsep seni instalasi ini. Penggabungannya pun bermacam-macam, bisa perpaduan antara visual dan audio serta penggabungan berbagai material. Untuk memperkenalkan gaya seni baru ini perlu ada nya sarana yang tepat agar karya seni instalasi dapat terwadahi dan dapat dikenal seperti cabang seni lainya, salah satunya dengan dirancang nya galeri khusus seni instalasi. Fold dalam kata Indonesia yang berarti ‘melipat’, lipatan atau membungkus. Eksplorasi yang dilakukan terkait dengan teknik, keindahan, tektonika, dan ruang imajiner. Penerapan arsitektur lipat pada bangunan terletak pada bentuk masa, atap, dan fasad pada bangunan. Penerapan pada masa bangunan terlihat dengan bentuk geometri dan bentuk yang kaku. Atap bangunan menggunakan sistem atap lipat atau folded yang diterapkan di bagian atap bentang lebar utama. Fasad yang di gunakan terdiri dari bidang geometri dan dinamis yang mencerminkan seni melipat. Seni melipat cenderung banyak memiliki sudut dan terlihat kaku. Kata kunci: Galeri, Seni Instalasi, Karya Seni.