// <![CDATA[MUSEUM IKAN LAUT INDONESIA Tema:]]> Achsien Hidajat, Ir., M.T. Dosen Pembimbing 2 Ardhiana Muhsin, S.T., M.T. Dosen Pembimbing 3 Udjianto Pawitro, Ir., M.S.P. Dosen Pembimbing 1 Hilmi Haerul Umam / 21.2013.124 Penulis
Museum ikan laut indonesia didirikan oleh pemerintah DKI Jakarta untuk mengenalkan kepada masyarakat Indonesia khususnya masyarakat DKI Jakarta mengenai pengenalan jenis-jenis ikan asli asal Indonesia dari zaman dahulu hingga saat ini. Museum ini dibutuhkan karena belum ada satupun di Indonesia yang memiliki fungsi untuk mengenalkan jenis-jenis ikan laut asli Indonesia, selain itu untuk meningkatkan pariwisata secara domestik maupun mancanegara. Museum ini menerapkan arsitektur kontekstual, penerapan ini digabungkan dengan konsep perpaduan antara alam kedalam modernitas, ini adalah jawaban yang dibutuhkan untuk mengatasi semua permasalahan baik secara arsitektural, lingkungan, iklim, fungsi dan ruang. Konsep ini tidak hanya diterapkan kepada bangunan saja namun diterapkan pula pada tapak, penerapan terhadap bangunan seperti penggunaan photovoltaic, optimalisasi pencahayaan alami, penanggulangan udara panas dan pengurangan konsumsi energi listrik, sedangkan penerapan pada tapak seperti terdapat hutan kecil (eksisting), sumur resapan, dan sistem evapotranspirasi. Museum ini tidak hanya sebagai tempat yang berfungsi untuk menjaga kelestarian perikanan indonesia, namun dijadikan pula sebagai tempat yang rekreatif dan edukatif. Selain itu, terdapat fungsi lain (tempat berwirausaha) berupa kafe bagi masyarakat untuk meningkatkan nilai perkekonomian dan menarik pengunjung untuk makan, minum dan melihat-lihat koleksi ikan laut yang ada di Indonesia. Museum ini diharapkan dapat menjadi salah satu bangunan yang memberikan banyak manfaat baik secara ekonomi, sosial dan kelestarian untuk masyarakat. Kata kunci: Kontekstual, Konsep, Museum, Ikan