// <![CDATA[Penerapan Konsep Kenyamanan Termal pada Bangunan Terminal Bus Terpadu dan Pasar Modern]]> Eggi Septianto, S.T., M.T. Dosen Pembimbing 2 Nur Laela Latifah, S.T., M.T. Dosen Pembimbing 1 Arie Ilham Agustian / 21 2014 049 Penulis
Transportasi memiliki peran yang penting dan strategis dalam pembangunan. Oleh karena itu, dalam perencanaan dan pengembangannya perlu ditata dalam satu kesatuan system yang terpadu. Terminal bus Cicaheum termasuk salah satu fasilitas transportasi yang perlu di redesain sehingga terciptanya terminal bus terpadu. Tersedia juga fasilitas jual beli berupa pasar modern yang berfungsi untuk meningkatkan ekonomi daerah. Terminal bus terpadu ini mendukung konsep Transit Oriented Development (TOD) karena di terminal Cicaheum menjadi salah satu titik yang telah direncanakan oleh pemerintah Kota Bandung. Transit Oriented Development (TOD) bertujuan mengurangi mobiltas penduduk antarkawasan ataupun antarkota dengan mengintegrasikan dan mendekatkan system transportasi kota, kawasan permukiman, sentra bisnis, dan pusat kegiatan masyarakat sehinga tercipta sebuah kota yang efisien. Terminal bus terpadu dan pasar modern ini juga menerapkan konsep kenyamanan termal sehingga diharapkan dapat memecahkan masalah kualitas udara yang belum memenuhi syarat kenyamanan termal dan tidak terjadi sick building syndrome (SBS) tentunya juga hemat energy operasional karena masalah terbesar pada setiap bangunan transportasi yaitu kualitas udara buruk yang disebabkan oleh banyak polutan dari asap kendaraan yang busa merusak system pernafasan sehingga perlu perhatian khusus. Syarat kenyamanan termal yaitu suhu 25ºC ± 1ºC dan kelembaban relative 60% ± 10%. Kenyamanan termal dipengaruhi oleh desain bangunan, desain bukaan udara, aktivitas manusia dan iklim. Kata kunci: Kenyamanan termal, Transit Oriented Development, terminal bus terpadu, pasar modern