Terminal Bus Terpadu Leuwi PanjangTema: Efektifitas dan Efisiensi Sirkulasi
Transportasi merupakan sebuah hal yang menjadi sangat penting khususnya di era modern dimana arus pergerakan dipaksa untuk bekerja dengan cepat, baik pergerakan manusia maupun pergerakan barang barang kebutuhan pokok. Salah satu moda transportasi yang sangat familiar dengan seluruh lapisan masyarakat indonesia adalah Bus. Dan khususnya di kota Bandung, salah satu terminal bus terbesar terletak di jalan Leuwi Panjang yang berdiri sejak tahun 1996 . Terminal bus terpadu Leuwi Panjang merupakan terminal bus terbesar di kota Bandung dan menjadi terminal utama . dengan cepatnya arus perpindahan penduduk antara kota bandung dengan kota lainnya secara langsung berdampak kepada masalah arus pergerakan atau sirkulasi pada lahan, baik pergerakan manusia maupun pergerakan pada moda transportasi atau kendaraan . ditambah dengan tersedianya berbagai macam moda transportasi pada terminal Leuwi Panjang dan fungsi keduanya sebagai sentra industri secara langsung memberikan masalah pada tatanan sirkulasi pada site, yang mana tatanan sirkulasi sangat bergantung pada zonasi pada lahan . Masalah sirkulasi pada sebuah terminal khususnya pada kasus ini terminal Leuwi Panjang menjadi suatu masalah yang harus diselesaikan, karena pada terminal Leuwi Panjang memiliki kasus spesifik yang mana bentuk daripada site yang tidak umum. Tatanan masa dan sirkulasi pada lahan sangat berperan penting demi mewujudkan hasil yang baik . Pada sebuah terminal membutuhkan tatanan masa dan pola sirkulasi yang khusus, yang mana tatanan masa dan pola sirkulasi tersebut harus menguntungkan bagi masing masing keolompok pengguna dan sebisa mungkin meminimalisir terjadinya hal yang merugikan salah satu kelompok pengguna . pada desain kali ini, akan diterapkan konsep efektifitas dan efisiensi pada sirkulasi baik manusia maupun kendaraan, dimana hasil rancangan akan membuat setiap kelompok pengguna dari terminal dapat bergerak sesuai kebutuhan dan tujuannya namun memiliki sifat efektif dan juga efisien. Demi mewujudkan efektif dan efisien pada sirkulasi, skala prioritas harus dikaji terlebih dahulu, manusia memiliki prioritas utama yang berarti pergerakan manusia haruslah lebih utamakan ketimbang kendaraan, baik kendaraan umum maupun bus. Dalam desain, pola pergerakan kendaraan dibuat zoning masing masing sesuai fungsi, dan khususnya bus memiliki pola spiral pada alur pergerakannya demi mewujudkan konsep dari skala prioritas tersebut yang output-nya jarak tempuh pergerakan dan perpindahan manusia dari masing masing zona akan lebih singkat .
Detail Information
Citation
APA Style
. (2018).Terminal Bus Terpadu Leuwi PanjangTema: Efektifitas dan Efisiensi Sirkulasi ().Arsitektur:FTSP
Chicago Style
.Terminal Bus Terpadu Leuwi PanjangTema: Efektifitas dan Efisiensi Sirkulasi ().Arsitektur:FTSP,2018.Text
MLA Style
.Terminal Bus Terpadu Leuwi PanjangTema: Efektifitas dan Efisiensi Sirkulasi ().Arsitektur:FTSP,2018.Text
Turabian Style
.Terminal Bus Terpadu Leuwi PanjangTema: Efektifitas dan Efisiensi Sirkulasi ().Arsitektur:FTSP,2018.Text