// <![CDATA[RANCANGAN TERMINAL TERPADU LEUWI PANJANG BANDUNG Tema:]]> Bambang Subekti, Ir.,MT. Dosen Pembimbing 2 0427075701 - Ir. Widji Indahing Tyas , MT Dosen Pembimbing 2 Afifah Meisyahida / 21.2014.108 Penulis
Terminal Leuwipanjang merupakan salah satu terminal terbesar di Kota Bandung. Saat ini, Terminal Leuwi Panjang menjadi tempat persinggahan bus antarkota dalam provinsi(AKDP) dengan beberapa trayek. Berdasarkan rencana Dinas Perhubungan Kota Bandung pada Bandung Urban Mobility project (BUMP) dicanangkan seluruh transportasi berbasis jalan raya akan mengacu pada prnsipprnsip TOD dengan tujuan mengurangi mobilitas penduduk dengan mengintegrasikan sistem transportasi kota dengan kawasan pemukiman ataupun sentra bisnis. Disamping itu,permasalahan utama yang terjadi pada terminal ini yaitu ketidaknyamanan aksesbilitas dan sirkulasi baik bagi pengguna bangunan ataupun kendaraan. Sementara bangunan harus respon terhadap lingkungan dan pengguna bangunan. Maka perlu dirancang bangunan yang mengedepankan kenyamanan aksesbilitas dan sirkulasi aktivitas pada bangunan tersebut. Terminal Terpau Leuwipanjang Bandung akan menjadi sebuah bangunan yang mampu menegaskan fungsi bangunan tranportasi dengan pendekatan Permeabilitas yang digambarkan pada pola pencapaian ruang, rangsangan pergerakan, kontinuitas site, siklus pergerakan dan perjalanan arsitektur yang tujuannya untuk mendapatkan klimaks dalam emosional arsitektur. Kaitan permeabilitas terhadap tema adalah terciptanya ruang-ruang pandang untuk mendapatkan emosi terhadap suasana kawasan. Bangunan yang akan dirancang tidak hanya berfungsi sebagai sarana transportasi saja namun dirancang pula untuk memenuhi kebutuhan rekreasi dan ekonomi bagi warga kota bandung khususnya, dengan tetap mengedepankan kenyamanan bagi para pengunjung dengan tujuan yang berbeda. Kata kunci: Terminal, Terpadu, Akses dan Sirkulasi, Permeabilitas