// <![CDATA[Rancangan Anti Vandalisme pada Terminal Bus Terpadu Leuwipanjang Tema:]]> 0410087102 - Nur Laela Latifah ST, MT Dosen Pembimbing 1 Eggi Septianto. ST, MT. Dosen Pembimbing 2 Deyu Nursyifa Afiati / 21-2014-179 Penulis
Bus merupakan moda transportasi utama yang digunakan untuk perjalanan antarkota. Kemudahan akses bus dan banyaknya ketersediaan kendaraan bus merupakan factor,masyarakat memilihnya sebagai pelayanan transportasi. Terminal Leuwipanjang dipilih sebagai objek perencanaan proyek ini sebagai upaya untuk menarik kembali minat masyarakat agar menggunakan transportasi umum. Perencanaan ini juga mengacu pada perencanaan perkembangan kota berbasis TOD (Transit Oriented Development). Tema yang akan diterapkan pada perancangan bangunan Terminal Leuwipanjang yaitu teknologi bahan. Pemilihan judul Rancangan Anti Vandalisme merupakan pendekatan rancangan terminal yang dapat mengantisipasi kerusakan akibat vandalisme yang mudah diperbaiki. Metoda yang digunakan dalam perencanaan dan perancangan adalah kualitatif dengan teknik pengambilan data deskriptif analisis, yaitu dengan mengumpulkan, menganalisis, dan menyimpulkan data yang diperlukan terkait dengan masalah. Data yang dikumpulkan berupa data primer dan sekunder yaitu jadwal keberangkatan dan kedatangan bus, serta jumlah penumpang dalam beberapa tahun ke belakang. Kata kunci: Terminal Leuwipanjang, arsitektur teknologi bahan, Transit Oriented Development (TOD), anti vandalisme