RANCANGAN TERMINAL BUS TERPADU LEUWIPANJANG BANDUNG Tema: Arsitektur Bioklimatik
Pesatnya laju populasi penduduk Kota Bandung mengakibatkan kurangnya fasilitas transportasi massal, sehingga banyak masyarakat yang lebih memilih menggunakan kendaraan pribadi. Oleh sebab itu dibutuhkan bangunan terminal yang tidak hanya menjadi tempat naik dan turunnya penumpang saja tetapi juga sebagai penyedia kebutuhan di dalamnya. Terminal Bus Terpadu Leuwipanjang dirancang dengan berfungsi sebagai bangunan transportasi publik. Pada bangunan terminal tersebut diterapkan konsep Arsitektur Bioklimatik dengan teknik desain Passive Mode agar bertujuan hemat operasional bangunan. Prinsip desain Passive Mode diantaranya Opening, Orientation and Zone, Shade and Filter, Insulate, Green, Cooling Effect. Konsep tersebut dipilih karena memiliki tujuan agar kualitas penghawaan ataupun pencahayaan pada bangunan memenuhi syarat kenyamanan dan juga mendukung Perwal Kota Bandung No.1023/2016 tentang bangunan gedung hijau.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2018).RANCANGAN TERMINAL BUS TERPADU LEUWIPANJANG BANDUNG Tema: Arsitektur Bioklimatik ().Arsitektur:FTSP
Chicago Style
.RANCANGAN TERMINAL BUS TERPADU LEUWIPANJANG BANDUNG Tema: Arsitektur Bioklimatik ().Arsitektur:FTSP,2018.Text
MLA Style
.RANCANGAN TERMINAL BUS TERPADU LEUWIPANJANG BANDUNG Tema: Arsitektur Bioklimatik ().Arsitektur:FTSP,2018.Text
Turabian Style
.RANCANGAN TERMINAL BUS TERPADU LEUWIPANJANG BANDUNG Tema: Arsitektur Bioklimatik ().Arsitektur:FTSP,2018.Text