// <![CDATA[STASIUN KERETA API PARAHYANGAN KIARACONDONG BANDUNG Tema :]]> 0423025801 - Theresia Pinkyawati. Ir.,MT Dosen Pembimbing 1 0025125603 - Dr. Dewi Parliana, Ir. , MSP Dosen Pembimbing 2 HANA LATIFAH / 212013116 Penulis
Stasiun merupakan tempat pemberhentian alat transportasi kereta api yang menjadikan sebuah bangunan publik, Seiring dengan perkembangan zaman, tujuan mengapresiasi bentuk stasiun adalah memberikan masyarakat tahu bentuk yang terkesan berbeda, dengan penerapan Ekspressionism Architecture Artificial Building merupakan eksperesi dalam arsitektur yang menghargai kebebasan berimajinasi dan kebebasan mencipta dalam arsitektur dengan memberikan kesan bangunan yang mengekspresikan material buatan, sehingga lebih menarik dan baik bagi pengguna. Arsitektur Ekspresionisme akan menjadikan bangunan stasiun lebih memberikan kesan ekspresi karena sejarah dari Arsitektur Ekspresionisme memiliki penjabaran tentang simbol dengan prinsip pola bentuk dinamis terkesan flexibel dan arti dalam setiap yang akan di hadirkan dalam perancangan Stasiun Kereta Api Parahyangan Kiaracondong Bandung. Penerapan bangunan dengan memberikan bentuk fasad, ruang, dan material yang di ekspos, sehingga orang mudah untuk mengingat dan memberikan kesan yang lebih cenderung didatangi. Pemilihan material dan warna digunakan agar menjadikan sebuah ruangan lebih hidup.