// <![CDATA[STUDI PERBANDINGAN BIAYA STRUKTUR BETON BUSA TERHADAP TIMBUNAN TANAH DENGAN PERKUATAN GEOTEXTILE-WOVEN PADA OPRIT FLYOVER ANTAPANI]]> 0420047201 - Rini Ratnayanti, ST., MT Dosen Pembimbing 1 Dede Kurniawan / 222013243 Penulis Dian Astriani Dosen Pembimbing 2
Faktor dipilihnya suatu metode konstruksi adalah biaya, mutu, dan waktu. Metode konstruksi sendiri mengalami banyak kemajuan, salah satu diantaranya adalah teknologi timbunan ringan (mortar busa). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui biaya yang paling murah antara metode struktur beton busa dengan metode timbunan tanah dengan perkuatan geotextile-woven pada oprit Flyover Antapani, Bandung. Data diperoleh dari hasil studi literatur dan Pusjatan Kementerian PUPR berupa denah dan parameter tanah Flyover Antapani serta analisis harga pekerjaan mortar busa. Analisis yang dilakukan adalah pemodelan menggunakan software Plaxis untuk mengecek stabilitas lereng dan penururan tanah pada metode timbunan dengan perkuatan geotextile dan metode mortar busa, kemudian dilanjutkan dengan analisa RAB untuk kedua metode timbunan yang diuji. Hasil analisis menunjukan bahwa mortar busa memiliki selisih biaya yang lebih murah, pengerjaan yang lebih cepat dan mutu yang lebih bagus dari metode timbunan dengan perkuatan geotextile.