// <![CDATA[STUDI MENGENAI PENINGKATAN KUAT TARIK LENTUR BETON]]> 0401115702 - Priyanto Saelan, Ir.,MT Dosen Pembimbing 1 Muhammad Rezi Alfariz / 22 2013 233 Penulis
Pemanfaatan kuat tarik beton yang diabaikan pada struktur beton bertulang, kini mulai dimanfaatkan pada struktur perkerasan jalan, yaitu perkerasan kaku. Penelitian Avram dan rekan dalam Al-Attar (2013) mengungkapkan bahwa keruntuhan tarik pada beton terjadi karena lepasannya lekatan antara pasta semen dan permukaan agregat. Bedasarkan mekanisme keruntuhan tarik ini, maka kuat tarik beton akan semakin besar jika permukaan agregat yang dilekat semakin besar, atau kuat lekat pasta semakin besar. Penelitian ini menggunakan tiga macam komposisi campuran beton untuk 3 MPa, 4 MPa, dan 5 MPa kuat tarik lentur rencana, serta berbagai ukuran maksimum butiran agregat kasar meliputi ukuran 10 mm dan 20 mm. Dari hasil penelitian, terungkap bahwa kuat tarik lentur beton dipengaruhi oleh besarnya luas permukaan agregat yang berlekatan dengan pasta semen ini tidak terjadi. Dengan demikian kuat tarik lentur beton hanya dipengaruhi atau ditentukan oleh kuat tekan beton. Besarnya kuat tarik lentur beton berkisar antara 0,6√