// <![CDATA[PERENCANAAN JEMBATAN RANGKA BATANG DENGAN KAYU LVL]]> Dr. Yosafat Aji Pranata, S.T., MT. Dosen Pembimbing 2 0423067401 - Bernadinus Herbudiman, ST., M.T. Dosen Pembimbing 1 Lingga Pangestu / 22 2013 175 Penulis
Jembatan merupakan bangunan penghubung jalan yang terputus karena adanya rintangan seperti sungai dan jurang. Keberadaan jembatan sangat membantu perkembangan ekonomi penduduk, karena terhubungnya satu wilayah dengan wilayah lainnya. Jembatan kayu merupakan salah satu tipe jembatan yang sudah lama digunakan, namun karena penebangan hutan secara liar menyebabkan menipisnya persediaan kayu berkualitas. Kayu LVL merupakan kayu olahan yang menjadi salah satu alternatif menjanjikan, karena terbuat dari kayu kelas rendah yang diolah untuk dijadikan kayu yang lebih berkualitas. Maka dari itu dalam penelitian ini digunakan kayu LVL sebagai material jembatan rangka batang pejalan kaki dengan bentang 9 m, lebar 3m, dan tinggi 2,5m, sistem sambungan menggunakan pelat baja dan alat sambung mekanik baut. Data mekanika kayu LVL didapat langsung dari hasil pengujian di laboratorium. Pemodelan dan perencanaan jembatan untuk konstruksi kayu mengacu pada SNI 7973:2013, sedangkan untuk pembebanan mengacu pada SNI 1725:2016 dan SNI 2833:2008. Dari hasil pemodelan dan perhitungan, didapatkan dimensi rangka batang dan balok gelagar dengan ukuran 9x9 cm dan 9x18 cm, dan desain sambungan berupa jumlah baut yang dibutuhkan dalam satu sambungan serta gambar detail dari tiap-tiap sambungan.