// <![CDATA[PERENCANAAN GEOMETRIK JALAN REL KERETA API BANDARA SOEKARNO-HATTA ANTARA STASIUN TANAH TINGGI – STASIUN BANDARA]]> 0408087803 - Sofyan Triana S.T., M.T. Dosen Pembimbing 1 Welly Pradipta, S.T.,M.T. Dosen Pembimbing 2 Yanuar Azhar / 22 2013 197 Penulis
Transportasi udara merupakan salah satu hal yang sedang berkembang di Indonesia, maka dari itu dibutuhkan akses yang mudah dan cepat menuju dan dari bandara. Salah satu solusi untuk mempermudah akses tersebut adalah dengan membangun layanan Kereta Api Bandara. Salah satu metode perancangan jalan rel kereta api adalah metode Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor: PM. 60 Tahun 2012 tentang Persyaratan Teknis Jalur Kereta Api. Studi kasus pada penelitian ini adalah merancang jalan rel kereta api sepanjang ±7 km dari Stasiun Tanah Tinggi hingga Stasiun Bandara Soekarno-Hatta, komponen yang dihitung adalah alinyemen horisontal, alinyemen vertikal dan volume pekerjaan. Dari hasil perancangan didapat PI1 menggunakan lengkung Full Circle sedangkan PI2 hingga PI6 menggunakan lengkung SCS. Kelandaian yang didapatkan sama untuk setiap lengkung vertical yaitu 10‰. Radius yang digunakan berdasarkan pada kecepatan rencana, radius pada lengkung vertical pertama adalah 4.000 m, sedangkan pada lengkung vertikal lainnya menggunakan radius 8.000 m. Jumlah volume beton bertulang yang dibutuhkan adalah 94.162,523 m3, sedangkan untuk volume ballast adalah 19.212,521 m3.