// <![CDATA[EVALUASI PERILAKU DAN KINERJA TIMBUNAN RINGAN MORTAR BUSA DIBANDINGKAN DENGAN TIMBUNAN PILIHAN DI ATAS STRUKTUR BAJA BERGELOMBANG (STUDI KASUS:]]> Benny Moestofa, Ir., MAB. Dosen Pembimbing 1 Bimo Pakusadewo Putra / 22 2013 268 Penulis
Konstruksi jalan layang adalah solusi alternatif untuk mengatasi kemacetan tanpa mengganggu lalu lintas kendaraan. Salah satu metode konstruksi jembatan terkini yaitu menggunakan struktur baja bergelombang. Penelitian ini mengkaji efektivitas pengurangan besarnya penurunan timbunan material ringan di atas struktur baja bergelombang di flyover Antapani (Kota Bandung, Jawa Barat). Analisis dilakukan dengan membandingkan penggunaan material ringan (mortar busa) dan timbunan pilihan (pasir) dengan menggunakan perangkat lunak Plaxis Professional 8.6 (metode elemen hingga) dan model elastisitas linier untuk timbunan ringan, sedangkan timbunan pilihan menggunakan model Mohr-Coulomb. Penggunaan material ringan menghasilkan nilai penurunan sebesar 16,59 mm dengan ketebalan 1,47 m, sedangkan untuk timbunan pilihan nilai penurunannya sebesar 218,39 mm dengan ketebalan yang sama. Akhirnya, dapat disimpulkan bahwa penggunaan timbunan mortar busa pada struktur baja bergelombang dapat mengurangi nilai penurunan sebesar 13,16 kali dibandingkan dengan penggunaan timbunan pasir