ANALISIS KINERJA JEMBATAN PENYEBERANGAN ORANG DI KOTA BANDUNG
Kinerja jembatan penyeberangan orang (JPO) di Kota Bandung masih belum maksimal karena kurangnya kesadaran pejalan kaki akan pentingnya fasilitas tersebut. Fasilitas penyeberangan ini sangat penting untuk kenyamanan dan keselamatan bagi pejalan kaki untuk menyeberang jalan dan untuk pengguna jalan raya. Banyak JPO yang kondisinya masih belum memenuhi ketentuan sesuai dengan persyaratan ”Tata Cara Perencanaan Fasilitas Pejalan Kaki di Kawasan Perkotaan, 1995”. Kondisi ini jelas berdampak terhadap tingkat proporsi penggunaan JPO. Dilihat dari tingkat proporsi penggunaan, JPO terbaik adalah JPO di jalan Dr. Djunjunan karena memiliki persentase jumlah penyeberang yang menggunakan JPO sebesar 90,97% sedangkan JPO terburuk adalah JPO di jalan Ir. H. Djuanda karena memiliki persentase jumlah penyeberang sebesar 59,28%. Hal yang mempengaruhi keputusan pejalan kaki untuk menggunakan JPO diantaranya adalah kondisi arus/volume kendaraan dan kondisi fisik JPO.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2018).ANALISIS KINERJA JEMBATAN PENYEBERANGAN ORANG DI KOTA BANDUNG ().Teknik Sipil:FTSP
Chicago Style
.ANALISIS KINERJA JEMBATAN PENYEBERANGAN ORANG DI KOTA BANDUNG ().Teknik Sipil:FTSP,2018.Text
MLA Style
.ANALISIS KINERJA JEMBATAN PENYEBERANGAN ORANG DI KOTA BANDUNG ().Teknik Sipil:FTSP,2018.Text
Turabian Style
.ANALISIS KINERJA JEMBATAN PENYEBERANGAN ORANG DI KOTA BANDUNG ().Teknik Sipil:FTSP,2018.Text