<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="9736">
<titleInfo>
<title><![CDATA[PERENCANAAN GROIN BAGI PERMASALAHAN ABRASI DI PANTAI TANJUNG PONTANG]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>0424097803 - Yessi Nirwana Kurniadi., S.T., M.T., Ph.d</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Agung Budiana Hanafiah / 22 2013 202</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penulis</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Teknik Sipil]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[FTSP]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2018]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[0]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[en]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[English]]></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Text]]></form>
<extent><![CDATA[]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Pantai Tanjung Pontang yang berada di Provinsi Banten merupakan salah satu daerah pantai yang berpotensi mengalamai abrasi cukup parah. Salah satu upaya pencegahan abrasi yang dapat dilakukan adalah dengan membangun groin. Groin dapat menahan pergerakan sedimen sejajar pantai dan mengendapkan sedimen di area groin sehingga dapat mempercepat laju sedimentasi pada area pantai yang tererosi. Penentuan bentuk groin yang efektif dilakukan dengan membuat pemodelan menggunakan software hidrodinamika 2 dimensi pada tiga variasi bentuk groin, yaitu bentuk I, L, dan T. Hasil pemodelan akan menentukan bentuk groin yang paling efektif dibangun di Pantai Tanjung Pontang. Hasil analisis pada pemodelan kecepatan arus menunjukkan terdapat penurunan kecepatan rata-rata arus dari 0,13 m/s pada kondisi sebelum dibangun groin menjadi 0,02 m/s setelah dibangun groin di lokasi penelitian. Pemodelan sedimentasi menunjukkan rangkaian groin berbentuk T memiliki area sebaran sedimen yang lebih luas dan pengendapan sedimen yang relatif cepat dengan kenaikan kontur setinggi 1,045 m selama satu bulan periode simulasi, sehingga rangkaian groin berbentuk T efektif untuk mengamankan pantai dari abrasi. Hasil perhitungan desain groin T didapatkan nilai panjang groin adalah 120 meter, lebar puncak groin 1,2 meter, elevasi puncak groin +3,264 meter dari MSL, elevasi dasar groin -2,2 meter dari MSL, tebal lapisan primer 1,201 meter, tebal lapisan sekunder 0,5 meter, tebal lapisan inti 0,183 meter, tebal lapisan dasar 0,107 meter, tinggi pelindung kaki 0,6 meter, dan lebar pelindung kaki 1 meter.</note>
<subject authority=""><topic><![CDATA[abrasi, pemodelan, groin, sedimentasi]]></topic></subject>
<classification><![CDATA[]]></classification><identifier type="isbn"><![CDATA[]]></identifier><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Open Source ETD System]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[1699SI/18]]></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1"><![CDATA[1699SI/18]]></numerationAndChronology>
<sublocation><![CDATA[My Library]]></sublocation>
<shelfLocator><![CDATA[1699SI/18]]></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="8951" url="" path="/222013202.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[PERENCANAAN GROIN BAGI PERMASALAHAN ABRASI DI PANTAI TANJUNG PONTANG]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[9736]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2019-08-20 16:23:43]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2019-08-20 16:23:52]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>