// <![CDATA[KAJIAN EFEKTIVITAS PENGALIRAN AIR ANTARA PVD BERBAHAN PLASTIK DAN PVD BERBAHAN ALAMI (UJI SKALA LABORATORIUM)]]> Benny Moestofa, Ir., MAB. Dosen Pembimbing 1 Chandra Hermawan / 22-2012-206 Penulis
PVD merupakan salah satu jenis teknik perbaikan tanah untuk menangani permasalahan timbunan jalan di atas tanah lunak. Masalah utamanya adalah lamanya waktu yang dibutuhkan dalam proses konsolidasi, sehingga diperlukan cara mempercepat kapasitas pengaliran air pada tanah lunak. PVD terdiri dari material inti yang dibungkus oleh filter untuk mempercepat proses disipasi tanah lunak. Ada 2 (dua) jenis teknologi PVD, yaitu PVD berbahan alami dan PVD berbahan plastik yang diteliti berdasarkan uji skala laboratorium. Sampai saat ini pengadaan PVD berbahan plastik masih diimpor, selain harganya mahal, juga jaminan ketersediannya tidak dapat dipastikan, sehnigga permintaan PVD berbahan alami meningkat dan mendesak secara drastic. Dari hasil uji skala laboratorium diketahui nilai kuat tarik maksimum PVD berbahan alami sebesar 5,26 kPa,sedangkan PVD berbahan plastik sebesar 1,92 kPa. Akhirnya dapat disimpulkan bahwa kapasitas pengaliran air PVD berbahan alami lebih besar 2,74% dibandingkan PVD berbahan plastik.