// <![CDATA[ANALISIS PENURUNAN DAN STABILITAS TIMBUNAN DI ATAS TANAH LEMPUNG LUNAK MENGGUNAKAN GEOSINTETIK PADA RUAS JALAN TOL PEMATANG PANGGANG-KAYU AGUNG, PROVINSI SUMATERA SELATAN]]> 0431017401 - Dr. Yuki Achmad Yakin, S.T,.M.T Dosen Pembimbing 1 Sahrul Falah / 22 2013 310 Penulis
Ada berbagai jenis metode perkuatan tanah yang dilakukan untuk mengontrol penurunan dan stabilitas timbunan. Salah satunya menggunakan Geosintetik. Analisis stabilitas dan penurunan dilkakuan pada timbunan di kemiringan lereng 1:1, 1:1,5, dan 1:2 dengan membandingkan perkuatan Geotekstil Woven dan Geogrid Biaxial yang memiliki kuat tarik 100 kPa menggunakan aplikasi Plaxis 2D 2017. Studi kasus ini dilakukan pada proyek Jalan Tol Pematang Panggung-Kayu Agung, Sumatera Selatan. Timbunan tanpa perkuatan menghasilkan nilai stabilitas (FK)<1,4. Penggunaan Geotekstil Woven menghasilkan nilai stabilitas (FK) sebesar 1,744; 2,010; dan 2,240. Sedangkan Geogrid Biaxial menghasilkan nilai stabilitas (FK) sebesar 1,740; 2,000; dan 2,233. Akhirnya dapat disimpulkan bahwa adanya peningkatan nilai stabilitas pada penggunaan perkuatan Geotekstil woven dan Geogrid Biaxial. Perkuatan Geosintetik hanya sedikit mempengaruhi penurunan tanah.