KAJIAN PENGARUH KELEBIHAN BEBAN TERHADAP UMUR LAYANAN JALAN PERKERASAN LENTUR MENGGUNAKAN METODE MANUAL DESAIN PERKERASAN JALAN 2017
Fenomena kerusakan jalan yang mengakibatkan umur pelayanan lebih pendek dari umur rencana menjadi hal yang lumrah terjadi karena kurangnya kendali dari Pemerintah. Beban yang diangkut oleh kendaraan berat seringkali melebihi batas normal yang diizinkan (overloading). Dari hasil penelitian di Pulau Jawa menggunakan WIM, Bina Marga dalam Manual Desain Perkerasan No 02/M/BM/2017 menetapkan VDF untuk kondisi normal dan aktual (overloading). Penelitian ini mengkaji pengurangan umur pelayanan melalui 10 Skenario berdasarkan penambahan nilai VDF. Data LHR berasal dari Jalan P.B. Sudirman, Lamongan, Jawa Timur. Umur pelayanan dihitung menggunakan metode Bina Marga 2002. Penurunan umur pelayanan terbesar yang terjadi akibat adanya penambahan faktor beban terdapat pada Skenario 5. Dapat dilihat bahwa umur rencana yang semula adalah 20 tahun jika digunakan Skenario 1 berkurang menjadi 16,94 tahun, Skenario 2 berkurang menjadi 15,62 tahun, Skenario 3 berkurang menjadi 14,67 tahun, Skenario 4 berkurang menjadi 13,83 tahun dan Skenario 5 menjadi 13,10 tahun.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2018).KAJIAN PENGARUH KELEBIHAN BEBAN TERHADAP UMUR LAYANAN JALAN PERKERASAN LENTUR MENGGUNAKAN METODE MANUAL DESAIN PERKERASAN JALAN 2017 ().Teknik Sipil:FTSP
Chicago Style
.KAJIAN PENGARUH KELEBIHAN BEBAN TERHADAP UMUR LAYANAN JALAN PERKERASAN LENTUR MENGGUNAKAN METODE MANUAL DESAIN PERKERASAN JALAN 2017 ().Teknik Sipil:FTSP,2018.Text
MLA Style
.KAJIAN PENGARUH KELEBIHAN BEBAN TERHADAP UMUR LAYANAN JALAN PERKERASAN LENTUR MENGGUNAKAN METODE MANUAL DESAIN PERKERASAN JALAN 2017 ().Teknik Sipil:FTSP,2018.Text
Turabian Style
.KAJIAN PENGARUH KELEBIHAN BEBAN TERHADAP UMUR LAYANAN JALAN PERKERASAN LENTUR MENGGUNAKAN METODE MANUAL DESAIN PERKERASAN JALAN 2017 ().Teknik Sipil:FTSP,2018.Text