UJI KAPASITAS LENTUR KAYU GLULAM (STUDI KASUS: LAMINASI KAYU MERANTI DAN KAYU SENGON)
Di Indonesia kayu merupakan salah satu bahan material yang digunakan sebagai bahan konstruksi bangunan. Bahan material kayu jarang digunakan dikarenakan harga kayu terbilang cukup mahal, tergantung dari jenis kelasnya. Berdasarkan kelasnya kayu dibagi menjadi empat kelas kuat kayu. Pembuatan kayu glulam atau kayu laminasi ini bertujuan untuk membuat suatu material kayu campuran yang terdiri dari kayu mutu rendah dan mutu tinggi yang dapat memiliki kekuatan kayu mutu tinggi tetapi juga memilki harga yang ekonomis. Pemodelan yang dilakukan pada studi kasus ini terdiri dari kayu Meranti yang merupakan kayu kelas I dan kayu Sengon yang merupakan kayu kelas III-IV yang direkatkan menggunakan zat rekat polyurethane. Penelitian sebelumnya menunjukan bahwa kayu laminasi campuran memiliki kekuatan lentur yang berada di antara kedua jenis kayu tersebut.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2018).UJI KAPASITAS LENTUR KAYU GLULAM (STUDI KASUS: LAMINASI KAYU MERANTI DAN KAYU SENGON) ().Teknik Sipil:FTSP
Chicago Style
.UJI KAPASITAS LENTUR KAYU GLULAM (STUDI KASUS: LAMINASI KAYU MERANTI DAN KAYU SENGON) ().Teknik Sipil:FTSP,2018.Text
MLA Style
.UJI KAPASITAS LENTUR KAYU GLULAM (STUDI KASUS: LAMINASI KAYU MERANTI DAN KAYU SENGON) ().Teknik Sipil:FTSP,2018.Text
Turabian Style
.UJI KAPASITAS LENTUR KAYU GLULAM (STUDI KASUS: LAMINASI KAYU MERANTI DAN KAYU SENGON) ().Teknik Sipil:FTSP,2018.Text