// <![CDATA[PENENTUAN PRIORITAS ANGKUTAN TAKSI BERDASARKAN KRITERIA PELAYANAN TRANSPORTASI PUBLIK DI KOTA BANDUNG MENURUT PARA AHLI]]> 0416045901 - Dr. Dwi Prasetyanto, Ir., M.T Dosen Pembimbing 1 Fathul Bari / 22 2013 252 Penulis
Salah satu sarana transportasi publik yang tersedia di Kota Bandung adalah taksi, yang kehadirannya diharapkan mampu menjadi solusi bagi masalah kemacetan lalu lintas. Namun saat ini, taksi kurang memberikan pelayanan yang sesuai diharapkan masyarakat yaitu kualitas pelayanan yang baik dengan mengutamakan aspek Standar Pelayanan Minimal (SPM). Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan prioritas kriteria pelayanan dan prioritas alternatif taksi, metode Analytic Hierarchy Process (AHP) digunakan dalam menganalisis hasil penilaian responden ahli melalui kuisioner. Hasil analisis didapat aspek keselamatan memiliki bobot terbesar 40,1%, aspek keamanan 28,6%, aspek kenyamanan 14,2%, aspek keterjangkauan 8,2%, aspek kesetaraan 5%, dan aspek keteraturan 4%, ini menunjukkan bahwa aspek keselamatan adalah hal utama dalam kegiatan transportasi karena langsung berkaitan dengan kondisi nyawa orang yang diangkut. Berikutnya hasil analisis prioritas alternatif taksi , yaitu, Taksi A memliki bobot terbesar dengan 73,8%, Taksi B 17,5%, dan Taksi C 8,6%, hal ini menunjukkan bahwa Taksi A menerapkan seluruh SPM pada pelaksanaannya.