// <![CDATA[KAJIAN PENGERUKAN ALUR PELAYARAN PELABUHAN PERIKANAN NUSANTARA (PPN) KEJAWANAN CIREBON]]> 0408076601 - Yati Muliati Sadli N, Ir. ,MT. Dosen Pembimbing 1 Rachmawan Iqbal Muharam / 22 2013 219 Penulis
Pelabuhan Perikanan Nusantara Kejawanan sering mengalami pendangkalan pada alur pelayaran. Masalah tersebut menyebabkan karamnya kapal ikan milik nelayan. Solusi efektif yang dapat dilakukan untuk mengatasi pendangkalan tersebut adalah dengan melakukan pengerukan pemeliharaan untuk mengembalikan kedalaman alur pelayaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jumlah volume endapan sedimen yang dikeruk dan memperkirakan waktu pelaksanaan pengerukan pada periode yang akan datang. Metode yang digunakan untuk menganalisis volume pengerukan adalah metode trapesium. Hasil dari analisis didapat jumlah sedimen yang perlu dikeruk adalah 18.892,82 m3 dengan periode pengerukan selama 3 hari, ketebalan pengerukan 0,738 m. Selisih volume sedimen tahun 2016–2017 adalah 10.460,08 m3 dan ketebalannya 0,409 m, dan perlu dilakukan pengerukan kembali adalah 1 tahun.