ANALISIS PERBANDINGAN DEEP MIXED COLUMNS MENGGUNAKAN MODEL EMBEDDED BEAM ROW DENGAN MODEL SOIL MIXING
Dalam dunia konstruksi tanah memiliki peran yang sangat penting sebagai dasar berdirinya suatu bangunan. Namun seringkali suatu konstruksi mengalami kerusakan karena permasalahan yang terjadi pada tanah lunak. Seperti yang terjadi pada desa Gunung Steleng, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur yang mengalami penurunan akibat beban timbunan setinggi 4 m. Disinyalir rendahnya daya dukung tanah merupakan penyebab kerusakan. Berdasarkan permasalahan tersebut maka perlu dilakukan perkuatan tanah pada lokasi tersebut. Perkuatan tanah yang digunakan adalah deep mixed columns menggunakan model embedded beam row dan model soil mixing. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membandingkan penurunan yang terjadi antara model embedded beam row dan model soil mixing yang digunakan untuk perbaikan tanah lunak dengan menggunakan program PLAXIS 2D. Sehingga hasil analisis dapat mengetahui besarnya penurunan dari berbagai variasi jarak dan diameter yang telah dimodelkan.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2018).ANALISIS PERBANDINGAN DEEP MIXED COLUMNS MENGGUNAKAN MODEL EMBEDDED BEAM ROW DENGAN MODEL SOIL MIXING ().Teknik Sipil:FTSP
Chicago Style
.ANALISIS PERBANDINGAN DEEP MIXED COLUMNS MENGGUNAKAN MODEL EMBEDDED BEAM ROW DENGAN MODEL SOIL MIXING ().Teknik Sipil:FTSP,2018.Text
MLA Style
.ANALISIS PERBANDINGAN DEEP MIXED COLUMNS MENGGUNAKAN MODEL EMBEDDED BEAM ROW DENGAN MODEL SOIL MIXING ().Teknik Sipil:FTSP,2018.Text
Turabian Style
.ANALISIS PERBANDINGAN DEEP MIXED COLUMNS MENGGUNAKAN MODEL EMBEDDED BEAM ROW DENGAN MODEL SOIL MIXING ().Teknik Sipil:FTSP,2018.Text