KAJIAN DISPARITAS WILAYAH BERDASARKAN PENGARUH INVESTASI INFRASTRUKTUR SUMBER DAYA AIR DAN BINA MARGA TERHADAP PENDAPATAN PERKAPITA DI PULAU LOMBOK DAN PULAU SUMBAWA
Disparitas pada dasarnya disebabkan oleh adanya perbedaan kandungan sumber daya alam, alokasi investasi disetiap wilayah dan perbedaan kondisi demografis yang terdapat pada masing-masing wilayah, kemampuan suatu daerah dalam mendorong proses pembangunan juga menjadi berbeda - beda. Perbedaan tingkat kemajuan ekonomi antar daerah yang berlebihan akan menyebabkan pengaruh yang merugikan (backwash effects) mendominasi pengaruh yang menguntungkan (spread effects) terhadap pertumbuhan daerah, hal ini akan mengakibatkan proses ketidakseimbangan dalam pembangunan ekonomi wilayah. Investasi Infrastruktur disadari penting dalam mengurangi kesenjangan pendapatan dan dampak jangka panjangnya bagi pendapatan per kapita. Serta diperlukan untuk mendukung kepentingan dasar dalam aktivitas ekonomi disuatu wilaya. Investasi infrastruktur merupakan salah satu prasyarat utama tercapainya pertumbuhan ekonomi yang tinggi dan berkelanjutan. Oleh karena itu tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui bagaimana pengaruhinvestasi infrastruktur Sumber Daya Air dan Bina Marga terhadap tingkat pendapatan perkapita wilayah di Pulau Lombok dan Sumbawa. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah nilai investasi infrastruktur bendungan/embung, irigasi dan jalan berdasarkan roadmap infrastruktur hasil musrengbang tahun 2015, sedangkan dalam menghitung nilai ketimpangan menggunakan nilai produk domestik regional bruto berdasarkan harga konstan tahun 2015. Proses analisis dalam menentukan nilai ketimpangan dalam analisis ini menggunakan analisis indeks wiliamson dan rank size rule. Sedangkan untuk melihat hubungan antar investasi infrastruktur terhadap pendapatan perkapita menggunakan proses perhitungan dengan model regresi linear berganda sehingga menghasilkan suatu model persamaan. Hasil penelitian menunjukan bahwa Investasi infrastruktur bendungan, irigasi dan jalan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pendapatan perkapita. Investasi infrastruktur bendungan irigasi dan jalan dapat menjadi faktor yang diperhitungkan untuk dapat meningkatkan nilai pendapatan perkapita kabupaten/kota di Pulau Lombok dan Sumbawa. Setelah adanya investasi infrastruktur dapat mempengaruhi tingkat ketimpangan sebesar 0,001 baik dilakukan menggunakan indeks wiliamson ataupun rank size rule. Hal tersebut menunjukan selama satu tahun investasi infrastruktur mampu mengurangi tingkat ketimpangan wilayah di Pulau Lombok dan Sumbawa.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2017).KAJIAN DISPARITAS WILAYAH BERDASARKAN PENGARUH INVESTASI INFRASTRUKTUR SUMBER DAYA AIR DAN BINA MARGA TERHADAP PENDAPATAN PERKAPITA DI PULAU LOMBOK DAN PULAU SUMBAWA ().Teknik Planologi:FTSP
Chicago Style
.KAJIAN DISPARITAS WILAYAH BERDASARKAN PENGARUH INVESTASI INFRASTRUKTUR SUMBER DAYA AIR DAN BINA MARGA TERHADAP PENDAPATAN PERKAPITA DI PULAU LOMBOK DAN PULAU SUMBAWA ().Teknik Planologi:FTSP,2017.Text
MLA Style
.KAJIAN DISPARITAS WILAYAH BERDASARKAN PENGARUH INVESTASI INFRASTRUKTUR SUMBER DAYA AIR DAN BINA MARGA TERHADAP PENDAPATAN PERKAPITA DI PULAU LOMBOK DAN PULAU SUMBAWA ().Teknik Planologi:FTSP,2017.Text
Turabian Style
.KAJIAN DISPARITAS WILAYAH BERDASARKAN PENGARUH INVESTASI INFRASTRUKTUR SUMBER DAYA AIR DAN BINA MARGA TERHADAP PENDAPATAN PERKAPITA DI PULAU LOMBOK DAN PULAU SUMBAWA ().Teknik Planologi:FTSP,2017.Text