// <![CDATA[KAJIAN JENIS PENUTUP HARIAN DI TEMPAT PEMROSESAN AKHIR SAMPAH (STUDI KASUS TPPAS REGIONAL SARIMUKTI)]]> 0416087701 - Siti Ainun , S.T., S.Psi, M.Sc Dosen Pembimbing 2 0409056501 - Dr. Etih Hartati, Ir., M.T. Dosen Pembimbing 1 Pandu Arjasa / 25-2010-006 Penulis
TPPAS Regional Sarimukti saat ini masih menerapkan sistem control landfill dengan periode penutupan sampah dua kali dalam satu tahun, disebabkan oleh adanya kendala berupa biaya operasional, pemeliharaan dan investasi, serta dari segi ketersediaan bahan penutup tanah urug. Selain itu, kondisi tersebut masih menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan. Pada penelitian ini dilakukan metode penimbunan sampah dengan sistem sanitary landfill, dan pemilihan jenis penutup harian alternatif. Dibuat sel percobaan dengan perbedaan jenis penutup harian pada masing-masing selnya, yaitu jenis tanah urug, plastik biodegradable, kompos dan sel kontrol. Sel percobaan dilihat dari segi teknis dengan dilakukan pengukuran parameter gas, perkolasi, bau, lalat, litter control dan estetika, serta dari segi non-teknis dilihat dari ketersediaan jenis penutup harian, biaya, dan kemudahan operasional. Selanjutnya dilakukan analisis menggunakan metode weight ranking technique untuk menentukan alternatif terpilih. Jenis penutup harian terpilih yaitu jenis plastik biodegradable. Didapat hasil yaitu indeks gas (CH4) 22,5%, indeks perkolasi diasumsikan kedap air, indeks bau dan lalat dengan interpretasi rendah, serta indeks litter control dan estetika dengan kondisi sampah beterbangan dua bulan setelah percobaan. Ketersediaan jenis penutup harian plastik sangat mencukupi, dengan biaya operasional dalam setahun sebesar Rp943.745.489,85, dan dapat dioperasikan secara manual tanpa bantuan alat berat. Pemakaian jenis penutup harian alternatif plastik biodegradable Ecoplas untuk penutupan harian sampah perlu terlebih dahulu dilakukan kajian, agar pihak pengelola TPA di Indonesia mulai tertarik untuk menerapkannya.