// <![CDATA[STUDI MENGENAI HUBUNGAN ANTARA KELECAKAN DENGAN FAKTOR AIR-SEMEN DAN KADAR AIR DALAM CAMPURAN BETON CARA SNI PADA KONDISI AGREGAT KERING UDARA]]> 0401115702 - Priyanto Saelan, Ir.,MT Dosen Pembimbing 1 Dika Dwi Astanto / 22-2014-243 Penulis
Kelecakan campuran beton dapat didefinisikan sebagai tingkat kemudahan campuran beton untuk diaduk, diangkut, dituang, dan dipadatkan. Sifat kemudahan campuran beton untuk dikerjakan dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu jumlah air, faktor air-semen yang digunakan, jumlah agregat dalam campuran beton, dan ukuran butiran agregat serta gradasinya. Hubungan antara kelecakan dengan faktor air-semen, dan jumlah agregat yang digunakan tidak diperlihatkan dengan jelas pada perancangan campuran beton cara SNI. Oleh karena itu perlu dilakukan penelitian dengan mengacu kepada cara SNI dengan menggunakan agregat kering udara berukuran 10 mm, 20 mm, dan 40 mm serta faktor air-semen sebesar 0,40; 0,45; 0,50; 0,55; dan 0,60 dengan rentang nilai slump 30-60 mm, dan 60-180 mm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelecakan tidak dipengaruhi oleh faktor air-semen tetapi hanya dipengaruhi oleh jumlah air dan ukuran butiran agregat.