ANALISIS KINERJA JALAN SENTOT ALIBASYAH KOTA BANDUNG
Salah satu permasalahan yang sering dihadapi oleh masyarakat adalah kemacetan yang berhubungan dengan volume lalulintas disuatu ruas jalan dan tundaan dipersimpangan. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kinerja jalan dengan mengubah arus 4 lajur 2 arah dan 4 lajur 1 arah dan membandingkan kinerja simpang saat kondisi eksisting dan perencanaan terhadap arus lalulintas yang melewati persimpangan tersebut. Metode analisa kinerja jalan yang digunakan adalah PKJI 2014. Analisa dilakukan pada 2 kondisi yaitu kondisi 1 eksisting 4 lajur 2 arah didapat nilai derajat kejenuhan 0,63. kondisi 2 perencanaan 4 lajur 1 arah didapat nilai derajat kejenuhan 0,31. Metode analisa simpang yang digunakan adalah MKJI 1997. Analisa dilakukan pada 2 kondisi yaitu kondisi 1 simpang dengan APILL eksisting didapat nilai derajat kejenuhan 0,943 dan panjang antrian 244m untuk pendekat Barat, nilai derajat kejenuhan 0,943 dan panjang antrian 117m untuk pendekat Timur. kondisi 2 simpang dengan APILL perencanaan dengan nilai derajat kejenuhan 0,838 dan panjang antrian 46m pendekat Barat, nilai derajat kejenuhan 0,838 dan panjang antrian 39m pendekat Timur. Berdasarkan hasil analisa kinerja jalan dan kinerja persimpangan cukup baik dalam kondisi perencanaan ditinjau dari nilai derajat kejenuhan dan panjang antrian.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2018).ANALISIS KINERJA JALAN SENTOT ALIBASYAH KOTA BANDUNG ().Teknik Sipil:FTSP
Chicago Style
.ANALISIS KINERJA JALAN SENTOT ALIBASYAH KOTA BANDUNG ().Teknik Sipil:FTSP,2018.Text
MLA Style
.ANALISIS KINERJA JALAN SENTOT ALIBASYAH KOTA BANDUNG ().Teknik Sipil:FTSP,2018.Text
Turabian Style
.ANALISIS KINERJA JALAN SENTOT ALIBASYAH KOTA BANDUNG ().Teknik Sipil:FTSP,2018.Text