ANALISIS PENDAPATAN ANGKUTAN UMUM DI KOTA BANDUNG (Studi Trayek Antapani – Ciroyom)
tempat lainnya dengan menggunakan kendaraan. Transportasi sangat memegang peranan penting dalam pembangunan dan pengembangan infrastruktur kawasan perkotaan. Pada saat ini kota Bandung telah memiliki sarana transportasi yang cukup memadai. Bagi masyarakat kota Bandung angkutan kota atau lebih populer dengan sebutan angkot merupakan sarana transportasi vital yang dibutuhkan oleh masyarakat. Meskipun saat ini jumlah penumpang pengguna jasa angkot yang semakin hari semakin sedikit, namun angkot masih dibutuhkan oleh masyarakat kota Bandung dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui besarnya biaya operasional kendaraan angkot dan seberapa besar pendapatan bagi pengemudi angkot. Dari penelitian ini diperoleh biaya operasional kendaraan total Rp.66.745.000 per tahun, Rp.222.483 per hari dan total pendapatan Rp.255.000 per hari. Hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa pendapatan pengemudi angkot dapat menutupi biaya operasional kendaraan, tetapi sedikit lebihnya untuk pengemudi.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2018).ANALISIS PENDAPATAN ANGKUTAN UMUM DI KOTA BANDUNG (Studi Trayek Antapani – Ciroyom) ().Teknik Sipil:FTSP
Chicago Style
.ANALISIS PENDAPATAN ANGKUTAN UMUM DI KOTA BANDUNG (Studi Trayek Antapani – Ciroyom) ().Teknik Sipil:FTSP,2018.Text
MLA Style
.ANALISIS PENDAPATAN ANGKUTAN UMUM DI KOTA BANDUNG (Studi Trayek Antapani – Ciroyom) ().Teknik Sipil:FTSP,2018.Text
Turabian Style
.ANALISIS PENDAPATAN ANGKUTAN UMUM DI KOTA BANDUNG (Studi Trayek Antapani – Ciroyom) ().Teknik Sipil:FTSP,2018.Text