// <![CDATA[EVALUASI SEGITIGA PANDANG PADA SIMPANG TANPA ALAT PEMBERI ISYARAT LALU LINTAS DI JALAN L.L.R.E MARTADINATA/TAMAN PRAMUKA DAN JALAN BENGAWAN/TAMAN CIBEUNYING SELATAN DI KOTA BANDUNG]]> 0416045901 - Dr. Dwi Prasetyanto, Ir., M.T Dosen Pembimbing 1 Dayodianta Lafriesa Widodo / 22 2013 092 Penulis
Kemacetan lalu lintas di Kota Bandung dari tahun ke tahun terlihat semakin meningkat. Peningkatan kemacetan disebabkan karena bertambahnya jumlah kendaraan dan besarnya hambatan simpang, namun simpang tegak lurus di Jalan L.L.R.E Martadinata/Jalan Taman Pramuka dan simpang menyudut di Jalan Bengawan/Jalan Taman Cibeunying Selatan memiliki beberapa hambatan yang mengakibatkan kerugian bagi pengemudi kendaraan. Adapun tujuan dari penelitian ini untuk mendapatkan hasil kajian dari jarak pandang aman. Analisis dilakukan secara manual dengan menggunakan Jarak Pandang Henti dan Segitiga Pandang pada simpang tanpa APILL. Berdasarkan hasil analisis menggunakan Jarak Pandang Henti didapat jarak 50 m untuk Jalan L.L.R.E Martadinata, 20 m untuk Jalan Taman Pramuka, 35 m untuk Jalan Bengawan, 20 m untuk Jalan Taman Cibeunying Selatan. Hasil dari segitiga pandang menunjukkan bahwa simpang tegak lurus dan simpang menyudut pada jalan tersebut belum memenuhi syarat jarak pandang aman karena adanya beberapa hambatan.